April 30, 2008

Awas Virus ….!

Filed under: IT dan komputer....

Sekali2nya anak IT nulis masalah komputer yaks…!

Ceritanya malem tadi aku UTS Mata Kuliah Data Warehouse (tahu kan apa itu? santan + kacang ijo + gula merah…hehe itu kolak kacang ijo ..) , trus ternyata ujiannya ini take home, alias boleh dibawa pulang. Tapi Jangan kira kalo take home soalnya gampang gitu : Buatlah Design Data Warehouse dengan sistem yang anda ketahui, bla bla bla minimal dengan 1 tabel fakta dan 4 tabel dimensi, design CDM dan PDM harus menggunakan Tool Design bla bla bla…Trus aku ke Lab Informatika di kampus, ngopy materi ujian lalu buru2 pulang buat ngerjain. Soale pagi ini - sampe sore nanti pasti bakalan full load ngerjain tugas2 kantor…fiuhh.

Sampe rumah, nyalain laptop, aku colokin flash disk tadi. Udah baca2 trus abis itu masih miki2 mo bikin apa. Pas aku buka device flash diskku, kok ada yang aneh ya?? Di flash diskku ada 4 file JPEG yang baru…pikirku "heh filenya siapa nih? perasaan ga punya file gini deh" …Nama2 Filenya : P4LM4, J3Mb4t4n K4h4yan, Fotoku 29-04-2008 sama satunya lagi aku lupa.

Didorong rasa penasaran dan ingin tahu, aku buka file2 tadi…tapi kok ga muncul gambar apa2 ya..aneh! Lalu karena aku ga mau file2 itu menuh2in flash diskku yang isinya udah bejubel, akhirnya aku SHIFT+DEL, weeh ajaib…: file2 itu balik lagi, aku ngotot SHIFT+DEL lagi…balik lagi. Walaaah…baru aku sadar…VIRUUUUSSS!! AKhirnya aku scan si flash disk dengan Scanner ku (Symantec 9 yang tak update terakhir minggu lalu) …AJAIB lagi : Symantec ga ndetect, waduh..virus lokal mana kedaftar di database nya Symantec..!! Aaaahhh…dudulz…Lalu aku cek masing2 partisi Windowsku : C, D, E, F …Good Job Mr Virus…semua file2 JPEG tadi udah ada di setiap partisiku…huwaaa….padahal aku harus ngerjain tugas malem ini juga…

Masih penasaran…akhirnya aku klik kanan + Properties di file2 JPEG tadi, hmm…dia sebenarnya bukan file Gambar tapi Application atau kalo kita cek detailnya 4 file tadi adalah file berekstensi .EXE. Yang kemungkinan dijalankan pas aku ngeklik2 tadi (karena kupikir dia gambar). Akhirnya aku mikir : ini semua partisi hardiskku kena, apa iya aku harus format semuanya?? waaah, kapan back up nya? Secara file2 di hardisk isinya seabrek, ada file2 kuliah, kerjaan, ta’lim , master2 software…haduuh!

Akhirnya aku nyoba, uninstall Symantec duduls , dan pengen tak ganti antivir lain yang aku punya

1. Control Panel - Add Remove Program…Tapi ga bisa : Windows Installer could not start..probably because bla bla bla….Waduuh !

2. Aku ngotot, install Kaspersky gratisan yang aku donlut, nginstall PCMAV, nginstall Avira Antivir …ga berhasil semua!  Windowsnya udah Corrupt! Pinterrrr!!! huuuh saking sebelnya aku sampe doain jelek buat si pembuat virus "moga2 ga bisa tidur! , moga2 kemasukan jin" wekeke….. Aku coba install antivirus gratisan Clamwin …dudul pisan! ga bisa ndetect! (gratis njaluk slamet hehe)… Aku nyoba buka program2 di Kompiku : RapidTyping jalan, Netbeans masih jalan, Power Designer jadi blank, waduuuw

3. Akhirnya aku kehabisan akal…udah jam 9.30 malem , dan blum tak sentuh blas tugas2ku..huwaaa…sik mandi dulu, wudhu lalu sholat! Kali aja dapet ide habis sholat…

4. Ahaa..! eureka..! bukannya sebagian besar virus dibuat dengan Visual Basic? dan selama ini jarang ada virus yang bisa masuk dan jalan di Kernelnya Linux?? hmm..hmm…tenang dan jangan panik…Aku reboot kompiku lalu masuk ke Open Suse 10.3 (kompiku dual booting Linux and Windows hehe) . Login pake root lalu coba buka masing2 partisi Windows tadi . (thanks buat pengembang Linux yang membuatnya mampu membaca file2 di Windows )

5. Aku lihat di Linux ; bukan hanya ada 4 file aneh..tapi ada 6 (4 yang tadi + file namanya MyImage.EXE dan Autorun.inf) ..huh! pinter banget dia nyembunyiin dua file ini. Dan hebatnya di linux semua file EXE ini akan terlihat sebagai file EXE dan bukan file JPEG..! Aku langsung aja nyari semua file2 aneh ini dan SHIFT+DEL

6. Reboot lagi, masuk ke Windows..eeeh ternyata file2 tadi balik lagi..dan Windows e masih corrupt!

7. Jangan menyerah…Reboot lagi pake Open Suse + delete semua file2 virus tadi. Masukkin CD Installer Windows lalu Reboot lewat CD tadi dan install Windows yang baru (Karena file ini akan aktif jika Windows anda aktif, maka gantilah Windows yang sudah terinfeksi tadi ..begitu pikirku)

8. Aku install Windows yang baru..Next-Next-Next (tengah malem baru kelar)

9. Reboot dan taraa..! Windowsku udah ga corrupt lagi! tapi sik2 ..masih ada yang aneh…kenapa masing2 partisi punya folder Image ? Aku lihat isinya : File2 JPEG yang namanya2 aneh2..: J3mb4t4n k4h4yan, trend potongan rambut terbaru 2008 dan ada beberapa file yang judulnya PARNO!! dan lain2 aku ga baca. Langsung aja aku SHIFT+DEL semua folder2 Image tadi…Dan Alhamdulillah…ga balik lagi. Mungkin ini folder bikinan si virus tadi , yang aku blom sempet ngecek. Ato bisa jadi kalo kita buka file2 nya, si virus bakal jalan lagi..

10.Fiuuuh, sementara ini mungkin masih selamet…tapi aku blom yakin apa kompiku udah bersih?? hehe…

NOTE : Dont Try This @ home jika komputer / laptop anda hanya punya OS Windows…huhuhu… Linux is incredible …!!

April 29, 2008

nasehat…

saling menasehati antara sesama muslim, adalah kewajiban setiap orang…bukan berarti orang yang menasehati ini lebih baik..bukan berarti orang yang menasehati ini lebih banyak ilmunya…bukan pula berarti orang yang menasehati ini tidak pernah berbuat salah…bukan itu..

nasehat adalah sebuah tuntunan Rasulullah..yang dengan itu kita menjadi terarah ketika tersesat… kita jadi teringat ketika sejenak terlupa…yang dengan itu kita akan terjaga dari kesalahan2 yang lebih besar…

dengan nasehat…hati yang keras menjadi lembut…jiwa yang kering menjadi tersirami….pikiran yang buntu menjadi tercerahkan…

nasehat adalah sebuah ungkapan kasih sayang…yang bahkan tidak bisa digantikan oleh materi..tidak bisa diibaratkan dengan harta…

Dari Abu Ruqayyah Tamiim bin Aus Ad Daari radhiallahu ‘anh, “Sesungguhnya Rasulullah telah bersabda : Agama itu adalah Nasehat , Kami bertanya : Untuk Siapa ?, Beliau bersabda : Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin umat Islam, dan bagi seluruh kaum muslim” (HR Muslim)

Untuk Allah : maksudnya dengan agama ini kita menasehati seseorang agar senantiasa menyembah Allah semata , menjauhi segala kesyirikan , memurnikan ketaatan padaNya, menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya…

Untuk Kitab-Nya : nesehat yang kita berikan ini hendaklah sesuai dengan tuntunan Al Quran,sesuai dengan Al Quran yang dipahami oleh Rasulullah dan para shahabatnya…

Untuk Rasul-Nya :  hendaklah apa yang kita nasehatkan ini sesuai dengan tuntunan Rasulullah, dalam memberi nasehat ini kita mengikuti Rasulullah sebagai teladan yang sempurna, mengikuti tuntunan2 beliau…

Untuk pemimpin umat Islam..dan untuk seluruh kaum muslimin…

April 25, 2008

Kisah Alifya

Filed under: Crita hati....

Kisah dari Blog Sebelah ….
"jangan menahan kasih sayang kepada setiap orang yg pantas mendapatkannya"

Di bawah ini adalah salah satu contoh tragis. Sering kali orang tidak mensyukuri apa yang diMILIKInya sampai akhirnya Rani, sebut saja begitu namanya. Kawan kuliah ini berotak cemerlang dan memiliki idealisme tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinyasudah jelas: meraih yang terbaik, di bidang akademis maupun profesiyang akan digelutinya.'’Why not the best,'’ katanya selalu, mengutip seorang mantanpresiden Amerika.

Ketika Universitas mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di Universiteit Utrecht, Belanda, Rani termasuk salah satunya. Saya lebih memilih menuntaskan pendidikan kedokteran. Berikutnya, Rani mendapat pendamping yang ‘’selevel'’; sama-samaberprestasi, meski berbeda profesi. Alifya, buah cinta mereka, lahir ketika Rani diangkat sebagai stafdiplomat, bertepatan dengan tuntasnya suami dia meraih PhD. Lengkaplah kebahagiaan mereka. Konon, nama putera mereka itu diambildari huruf pertama hijaiyah ‘’alif'’ dan huruf terakhir ‘’ya'’, jadilah nama yang enak didengar: Alifya. Saya tak sempat mengira, apa mereka bermaksud menjadikannya sebagai anak yang pertama dan terakhir.

Ketika Alif, panggilan puteranya itu, berusia 6 bulan, kesibukan Rani semakin menggila. Bak garuda, nyaris tiap hari ia terbang darisatu kota ke kota lain, dan dari satu negara ke negara lain. Setulusnya saya pernah bertanya, ‘’Tidakkah si Alif terlalu keciluntuk ditinggal-tinggal? ‘’Dengan sigap Rani menjawab, ‘’Oh, saya sudah mengantisipasi segalasesuatunya. Everything is OK!'’ Ucapannya itu betul-betul ia buktikan. Perawatan dan perhatian anaknya, ditangani secara profesional oleh baby sitter mahal. Rani tinggal mengontrol jadual Alif lewat telepon. Alif tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdasdan gampang mengerti. Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayangitu, tentang kehebatan ibu-bapaknya. Tentang gelar dan nama besar, tentang naik pesawat terbang, dan uangyang banyak. ‘’Contohlah ayah-bunda Alif, kalau Alif besar nanti.'’ Begitu selalunenek Alif, ibunya Rani, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya.

Ketika Alif berusia 3 tahun, Rani bercerita kalau dia minta adik. Terkejut dengan permintaan tak terduga itu, Rani dan suaminya kembali menagih pengertian anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adikbuat Alif. Lagi-lagi bocah kecil ini ‘’memahami'’ orang tuanya. Buktinya, kata Rani, ia tak lagi merengek minta adik. Alif, tampaknyamewarisi karakter ibunya yang bukan perengek. Meski kedua orangtuanya kerap pulang larut, ia jarang sekali ngambek. Bahkan, tutur Rani, Alif selalu menyambut kedatangannya dengan penuhceria. Maka, Rani menyapanya ‘’malaikat kecilku'’. Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super sibuk, Alif tetap tumbuh penuh cinta. Diam-diam, saya iri pada keluarga ini.

Suatu hari, menjelang Rani berangkat ke kantor, entah mengapa Alif menolak dimandikan baby sitter.'’Alif ingin Bunda mandikan,'’ ujarnya penuh harap. Karuan saja Rani, yang detik ke detik waktunya sangat diperhitungkan, gusar. Ia menampik permintaan Alif sambil tetap gesit berdandan dan mempersiapkan keperluan kantornya. Suaminya pun turut membujuk Alif agar mau mandi dengan Tante Mien, baby sitter-nya. Lagi-lagi, Alif dengan pengertian menurut, meski wajahnya cemberut. Peristiwa ini berulang sampai hampir sepekan. ‘’Bunda, mandikanaku!'’ kian lama suara Alif penuh tekanan. Toh, Rani dan suaminya berpikir, mungkin itu karena Alif sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Alif bisa ditinggal juga.

Sampai suatu sore, saya dikejutkan telponnya Mien, sang baby sitter. ‘’Bu, kami ke dokter, Alif demam dan kejang-kejang. Sekarang di Emergency. ‘’Setengah terbang, saya ngebut ke UGD. But it was too late. Tuhan sudah punya rencana lain. Alif, si malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh-Nya. Rani, ketika diberi tahu soal Alif, sedang meresmikan kantor barunya. Ia shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah memandikan putranya. Setelah pekan lalu Alif mulai menuntut, Rani memang menyimpan komitmen untuk suatu saat memandikan anaknya sendiri. Dan siang itu, janji Rani terwujud, meski setelah tubuh si kecil terbaring kaku.'’Ini Bunda Lif, Bunda mandikan Alif,'’ ucapnya lirih, di tengah jamaah yang sunyi. Satu persatu rekan Rani menyingkir dari sampingnya, berusaha menyembunyikan tangis. Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, kami masih berdirimematung di sisi pusara. Berkali-kali Rani, sahabatku yang tegar itu, berkata, ‘’Ini sudahtakdir, ya kan. Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya, ya dia pergi juga kan? ‘’Saya diam saja. Rasanya Rani memang tak perlu hiburan dari orang lain. Suaminya mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pias, tatapannya kosong. ‘’Ini konsekuensi sebuah pilihan,'’lanjut Rani, tetap mencoba tegar dan kuat.

Hening sejenak. Angin senja meniupkan aroma bunga kamboja. Tiba-tiba Rani berlutut. ‘’Aku ibunyaaa!'’ serunya histeris, lantas tergugu hebat. Rasanya baru kali ini saya menyaksikan Rani menangis, lebih-lebih tangisan yang meledak. ‘’Bangunlah Lif, Bunda mau mandikan Alif. Beri kesempatan Bunda sekali saja Lif. Sekali saja, Aliiif..'’ Rani merintih mengiba-iba. Detik berikutnya, ia menubruk pusara dan tertelungkup di atasnya. Air matanya membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Alif.

Senja pun makin tua. Nasi sudah menjadi bubur, sesal tidak lagi menolong. Hal yang nampaknya sepele sering kali menimbulkan sesal dankehilangan yang amat sangat. Sering kali orang sibuk ‘di luaran’, asik dengan dunianya danambisinya sendiri tidak mengabaikan orang2 di dekatnya yang disayanginya. Akan masih ada waktu ‘nanti’ buat mereka jadi abaikan saja dulu. Sering kali orang takabur dan merasa yakin bahwa pengertian dan kasih sayang yang diterimanya tidak akan hilang. Merasa mereka akan mengerti karena mereka menyayanginya dan tetap akan ada.

Pelajaran yang sangat menyedihkan. Semoga yang membacanya bisa mengambil makna yang terkandung dalamkisah tsb.
Catch the chance, keep and manage it well

http://ade-hidayat.blogspot.com/2007/09/kisah-alifya.html

===========

Jadi semakin termotivasi untuk bekerja dari rumah saja..sambil ngurus suami + anak2ku sendiri…amiiin ..

GANBATTE …SEMANGAT…!!

April 24, 2008

fenomena kelangkaan pembantu rumah tangga….

Sanguinis mode on…melankolisnya disingkirin dulu ..hehe

aku milih judul fenomena, karena ya emang akhir2 ini banyak fenomena di kantorku…pembantu2 nya orang2 pada resign soale pada mo nikah semua (walah..diriku aja belom nikah …!). Mulai dari Bu R, Mbak F, Pak Er, trus mbak2 di departemen RA di Lt 3 juga pada bingung nyari pembantu di sana sini….

mari kita telusuri…sebenernya kenapa pembantu bisa jadi langka? (bahkan ngalah2in minyak tanah dan bensin…huehehe)..

Argumen 1 : Banyak orang2 Indonesia lebih milih jadi TKI di luar negeri daripada jadi pekerja di negeri sendiri….akibatnya pembantu lokal jadi makin langka dan susyaaah dicari…Padahal TKI itu resikonya besar, ada yang dibunuh, disiksa, diperkosa, disuruh kerja ga dibayar …Kok ya masih ada yang mau jadi TKI? Blom lagi kalo pergi ke negeri orang yang negerinya negeri kafir (ex : Hongkong, Singapore, Taiwan) ..apa ga takut ya keislamannya jadi rusak? (maaf, setahu saya orang2 yang jadi TKI itu pemahaman agamanya rendah…jd kalo ke negeri kafir bukannya malah gadaikan iman?)…

Argumen 2 : Gaji pembantu di Indonesia amat sangat tidak layak..! Pernah saya tanya ke temen Lt3 , pembantunya hanya dibayar 150rb tiap bulan…! Trus temen saya Mbak F yang Manager Keuangan , suaminya Direktur sebuah Perush Sepatu..pembantu rumahnya aja cuman digaji 300rb, bahkan di rumah Bu R yang tugasnya pembantu adalah ngurus 3 anaknya + masak + nyuci + semua2 pekerjaan rumah..pembantunya juga cuman digaji 300rb sebulan….IRONI…..

Pernah suatu kali saya bicara dengan seorang Ibu disini yang dengan entengnya bilang : “Ya mendingan saya kerja disini daripada di rumah (jadi ibu rumah tangga) , di rumah itu capek, disini tinggal duduk aja di depan kompi…biar pembantu aja yang ngerjain tugas2 di rumah…”

Dalam hatiku : iya…surga + pahala jadi ibu rumah tangga juga biar buat pembantunya aja …sampeyan dapet dunianya aja…hehe….

……….IRONI……………

Seandainya orang2 itu tahu dan belajar agama ini dengan lebih baik, niscaya ga akan begini jadinya….

Sekarang kita lihat bagaimana tuntunan Rasulullah tentang pembantu (kebetulan aku barusan dapet ta’lim dari Kitab Al Adabul Mufrod karya Al Imam Al Bukhori) : Rasulullah memerintahkan kita berbuat baik kepada para pembantu, jangan membebani mereka dengan pekerjaan-pekerjaan berat, bahkan kalo mereka merasa berat dengan pekerjaannya..majikan yang harus membantunya. Lihatlah bagaimana Anas bin Malik yang sejak kecil ikut Rasulullah, Anas ini tidak pernah sama sekali dimarahi Rasulullah ketika melakukan kesalahan..bahkan diperlakukan seperti keluarga sendiri. Lalu Rasulullah juga mengajarkan kita untuk berbuat adil pada pembantu , bahkan memerintahkan agar para pembantu ini diberi makan sesuai dengan apa yang kita makan, bahkan sunnah hukumnya memberinya pakaian seperti yang kita pakai…..Pernah suatu kali ada seorang sahabat yang memakai 2 lapis baju, satunya jelek satunya bagus, demikian juga pembantunya…Lalu ada sahabat lain bertanya : Bukankah lebih baik kalau engkau memakai 2 lapis yang bagus dan 2 lapis yang jelek untuk pembantumu?…Jawab sahabat tadi : Aku tidak mau nanti di akhirat dia akan menuntut haknya padaku…

MasyaAllah kan? Punya pembantu juga harus tahu ilmunya loo….ga cuman seenaknya aja…tanggung jawabnya dunia akhirat…

Kalo aku …mending dikerjain sendiri semua kerjaan rumahku ntar….secara aku orang yang perfeksionis..paling ga bisa kalo melihat pekerjaan dikerjakan orang lain, apalagi kerjaannya ga perfect…Ntar bisa2 malah nggrundhel : Bajunya kurang rapi nyetrikanya, kurang bersih  nyucinya, kurang bersih ngepelnya….waaaks..!

April 23, 2008

nenek itu…

pernah suatu kali, aku pulang kampung, dari Surabaya ke kota kelahiranku…dari dulu bus yang menuju kotaku memang hanya ada bus ekonomi dan bukan bus Patas …

Dari terminal ..bangku sebelahku kosong, lalu ketika bus sudah berjalan..naik seorang nenek tua. Kebayanya lusuh dan sudah banyak sobeknya…kain jaritnya juga sudah usang. Di kepalanya topi lebar (di sini disebutnya capil)..dan tangannya memegang sebuah tas plastik yang sama sekali tidak bagus. Aku pandangi nenek tadi, dia duduk di sebelahku.. Hmmm…entah kenapa ketika melihat nenek2 aku selalu teringat pada Si Mbok (Ibu dari Ibuku) yang sudah meninggal…Mbokku yang selalu baik, yang ketika aku belajar selalu menyiapkan camilan di sampingku…Mbokku yang selalu membelikan apa yang aku mau…Mbokku yang masakannya paling enak…Mbokku yang paling perhatian padaku…

Tiba2 lamunanku tentang Mbok…terhenti. Ketika nenek di sebelah menyapa : "Mandhap pundi ning" (turun di mana non?)..aku jawab sambil tersenyum : "kulo mandhap Tuban Mbah, njenengan?" (saya turun di Tuban Mbah, anda?) ..Dia jawab : "Compreng nak" (…pikirku oh satu kabupaten denganku..beda kecamatan)…Lalu obrolan pun mengalir

aku : Saking pundhi niki wau Mbah? Kok piyambakan? (darimana ini tadi Mbah , kok sendirian?) (pikirku..seharusnya dia yang sudah tua ini bepergian dengan didampingi anak/suaminya)

Mbah : saking Suroboyo nak..(dari Surabaya nak..)

aku : oh…nyambangi putrane nggih ten mriko? (oh..mengunjungi anaknya ya disana?)

Mbah : ora nak, damel…yo ngene iki nyambut gawe sak onoke …(tidak nak, bekerja ..ya gini ini bekerja seadanya) ….(Nenek itu menunduk …melihat tasnya)

aku berpikir lalu terhenyak …ketika kuperhatikan…dia membawa kantong berisi uang2 receh dan beberapa uang kertas lusuh di genggamannya…

aku : oooh…. (sambil menangis dalam hati…)

tidak kutanya lagi dia kerja apa di Surabaya, karena aku sudah bisa menebak…Nenek ini pasti setiap hari berjalan kaki ke seluruh Surabaya…meminta belas kasihan orang2 yang ga tega…dan mungkin dia baru pulang ke rumahnya setelah beberapa hari….

Setelah itu obrolan kami berhenti…kulihat wajahnya begitu tirus dan kelelahan..lalu dia memejamkan mata dan tertidur di sampingku…

MasyaAllah…tidak bisa kutahan air mataku untuk jatuh…aku hadapkan wajahku ke jendela membelakangi nenek itu…lalu air mataku merembes …mirisss …sedih…dadaku sesak membayangkan kehidupan yang harus dia jalani…

lalu mulailah pikiranku bertanya2 ..Ya Allah..dimana anak2nya? dimana keluarganya? setega ini membiarkan seorang nenek yang ga berdaya ..pulang pergi sendirian dari Surabaya-Compreng…atau dia hidupnya sebatang kara? …kemana anak2nya….? apakah mereka tidak tahu keutamaan mengurus seorang ibu? berbakti pada ibu? yang dengan itu kita bisa masuk surga?….Ya Allah….apa yang bisa kuperbuat…air mataku makin merembess…..dadaku sesak….

Kuperhatikan nenek di sampingku…lagi2 kuingat nenek2ku…seandainya aku masih punya nenek…aku akan menjaganya…menyayanginya…apalagi setua ini…

Tiba2 kondektur teriak : Compreng2….nenek itu bangun, memegang topi dan tasnya…lalu pamitan padaku :"Mbah mudhun sik yo nak" …aku jawab : inggih Mbah, monggo…

kuperhatikan dia berjalan ke pintu keluar…lalu turun…aku ga berani memandangnya lagi….MasyaAllah…

di sini…yang kita hidup berkecukupan..berbahagia bersama keluarga dan orang2 yang menyayangi kita…tidakkah kita merenung….betapa nikmat Allah yang diberi pada kita…begitu melimpah…dan bukankah seharusnya kita berbagi dengan mereka yang disana??

dalam hatiku berdoa….semoga nenek tadi…bahagia dunia dan akhirat…semoga keluarganya sadar…

April 21, 2008

Yang Dibangun Atas Dasar Iman

ini artikel bagus…tulisan seorang suami untuk istrinya…

==============

Jodoh adalah rahasia Allah. Sebelum menikah, kita tidak mengetahui dengan pasti siapa jodoh yang dikirim Allah untuk kita. Bahkan tatkala detik-detik akad nikah hendak dilangsungkan sekalipun, kita tidak bisa menjamin bahwa nama yang tertulis dalam surat undangan pernikahan adalah jodoh kita. Ia bisa meninggal sebelum akad nikah dilangsungkan (Kisah pada artikel: Keburukan Datang dari Diri Sendiri). Atau ada penghalang yang menjadikan pernikahan itu batal.

Kita bisa mengatakan bahwa ia adalah jodoh yang dikirim Allah untuk kita, manakala akad nikah telah dilangsungkan. Manakala dia telah resmi menjadi pasangan untuk mengaruhi suka dan duka kehidupan yang datang silih berganti. Jodoh tidak selamanya harus “cocok”, sebab boleh jadi kecocokan yang kita kedepankan adalah versi kita, selaku manusia yang banyak memiliki kelemahan.

Sebagai seorang manusia, seorang isteri tentu memiliki sisi positif dan negatif. Demikian pula dengan seorang suami. Sisi-sisi itu semuanya harus dipadukan untuk membentuk kekuatan bukan untuk saling melemahkan. Inilah seninya hidup berumah tangga. Mengelola perbedaan agar menumbuhkan keindahan. Mengkombinasikan persamaan untuk membentuk kekuatan yang lebih besar. Sehingga secara utuh bangunan rumah tangga akan kokoh dan indah. Kekokohan dan keindahan itu demikian memancar sehingga rumah tangga lain untuk tergerak untuk meneladani dan mempelajari rahasia-rahasia keberkahan yang ada pada mereka.

***
Pada zaman khalifah Umar bin Khattab, seorang suami hendak menceraikan isterinya.Pesona kecantikan isterinya telah meredup sehingga ghairah cinta kepadanya pun mulai memudar. Umar memberikan nasehat, “Sungguh jelek niatmu. Apakah sebuah rumah tangga hanya dapat terbina dengan cinta? Di mana takwa dan janjimu kepada Allah? Di mana pula rasa malumu kepada-Nya? Bukankah kamu sebagai pasangan suami isteri, telah saling bercampur dan mereka (isteri-isterimu) telah mengambil perjanjian yang kuat?”

Nasehat Umar bin Khattab di atas menegaskan suatu fondasi yang harus dibangun dalam bangunan pernikahan, yaitu cinta kepada Allah bukan cinta kepada hawa nafsu. Sebab cinta kepada Allah akan melahirkan takwa, yang menjadikannya hati-hati mengarungi samudera kehidupan dalam rangka ketaatan kepada Allah. Cinta kepada Allah melahirkan rasa malu, yaitu malu berbuat maksiat kepada Allah dan malu akan keegoan diri. Dan cinta kepada Allah menjadikan seseorang selalu teringat dan terikat untuk memenuhi janjinya kepada Allah, salah satunya yaitu memperlakukan isteri sesuai dengan hukum Allah sebagai konsekuensi diperbolehkan mencampurinya secara halal.

Sedangkan cinta kepada hawa nafsu akan menghilangkan ruh dari bangunan pernikahan. Kenikmatan pernikahan hanya akan tercipta sepanjang terpenuhinya kebutuhan hawa nafsu, yang secara sunatullah, akan mengalami puncak pemenuhannya kemudian berangsur menurun dan menurun hingga ke titik nadhir dan mengalami kebosanan. Jika hawa nafsu tidak menemukan pemenuhannya, maka ia akan mencari “jalan lain” dengan perselingkuhan. Atau cerai dan nikah lagi, demikian seterusnya. Dan selamanya, tuntutan hawa nafsu itu tidak akan terpuaskan hingga ia berpisah dari jasadnya.

Cinta kepada Allah-lah yang menjaga rumah tangga menjadi rumah tangga yang produktif. Ibarat pohon, ia adalah pohon dengan akar yang kokoh menghujam, cabangnya menjulang ke langit, dan buahnya lezat dan terus berbuah sepanjang musim. Dikatakan bahwa bangunan pernikahan itu adalah setengah dien, sebab dengan membangun rumah tangga maka produktifitas amal kebaikan bisa ditumbuh-suburkan dan ditingkatkan. Rumah tangga adalah sarana untuk menyempurnakan keimanan kepada Allah dan jalan untuk menanam kebaikan di dunia dan mendulang pahala untuk kehidupan akhirat.

Dengan dasar cinta kepada Allah, maka jalan keluar atas permasalahan yang melilit pun diurai dalam bingkai keimanan. Ia tidak menjadi masalah yang ruwet karena dengan keimanan jiwa-jiwa akan menjadi lapang dan tidak terjebak oleh dorongan hawa nafsu yang selalu memprovokasi kepada keretakan rumah tangga.

Ada kisah menarik yang menjadi cerminan saya. Saya mendapatkan pelajaran berharga dari kisah ini.

Seseorang bermaksud menghadap Umar bin khattab hendak mengadukan perangai buruk isterinya. Sesampai di pintu rumahnya, ia mendengar isteri Umar mengomeli Umar sang khalifah itu, sementara Umar sendiri hanya berdiam saja tanpa memberikan reaksi apa-apa. Di depan pintu rumah Umar itu, ia bergumam, “Kalau keadaan Amirul Mukminin saja begitu, bagaimana halnya dengan aku?” Ia pun beranjak pergi. Namun bersamaan dengan itu Umar keluar. Umar pun memanggilnya, “Ada keperluan penting?”

Ia menjawab, “Ya Amirul Mukminin, kedatanganku ini sebenarnya hendak mengadukan perihal isteriku lantaran suka memarahiku. Tetapi begitu mendengar isterimu sendiri berbuat seperti itu, maka aku bermaksud kembali. Dalam hati aku berkata, kalau keadaan Amirul Mukminin saja begitu, bagaimana halnya dengan diriku.”

Umar berkata, “Saudaraku, sesungguhnya aku rela menanggung perlakuan seperti itu dari isteriku karena adanya beberapa hak yang ada padanya. Ia selalu bertindak sebagai juru masak makananku. Ia selalu membuatkan roti untukku. Ia selalu mencuci pakaian-pakaianku. Ia menyusui anak-anakku. Padahal semua itu bukan kewajibannya. Aku cukup tenteram tidak melakukan perkara haram lantaran pelayanan isteriku, karena itu aku menerima sekalipun dimarahi.”

Orang itu berkata, “Amirul Mukminin, demikian pulakah terhadap isteriku?” Jawab Umar, “Ya, terimalah marahnya karena yang dilakukan isterimu tidak akan lama, hanya sebentar saja.”

Kita sangat patut bercermin kepada Sahabat Umar —termasuk 10 sahabat yang dijamin masuk surga—dalam menyikapi kehidupan berumah tangga.

Kini, betapa sering kita menyaksikan bangunan pernikahan yang retak hanya karena masing-masing merasa tidak dihargai, dibenci, dan dimarah-marahi. Terlebih jika seorang suami yang dimarah-marahi, pasti ia akan merasa harga dirinya menjadi rendah, malu, dan kemudian terdorong hatinya untuk pindah ke lain hati. Bukankah tidak sulit seorang laki-laki untuk melakukan hal itu?

Tetapi yang dilakukan Umar, seorang Amirul Mukminin kuat, keras pendirian, dan banyak ditakuti oleh musuh (termasuk oleh syaitan) itu —tidaklah demikian. Beliau sangat memahami konsekuensi dari perjanjian yang kuat (mistsaqan ghalidzan) itu. Beliau pun menyadari akan kebaikan-kebaikan yang dilakukan isterinya dan mengedepankan kebaikan-kebaikan itu di atas kelemahan-kelemahan yang beliau miliki.

Alangkah baiknya, demi melanggengkan bahtera pernikahan, seorang suami selalu mengingati kebaikan-kebaikan isterinya. Tanpa kebaikan seorang isteri, bisa jadi nafkah yang diberikan setiap bulan oleh seorang suami rasanya tidak akan pernah cukup. Seorang suami harus menggaji orang untuk memasak, mencuci, membersihkan rumah, menjaga anak-anak, dan pekerjaan lainnya. Seorang suami juga harus menyediakan fasilitas rumah, pakaian, makanan, dan kebutuhan lain dari isteri secara layak dan memadai. Pendek kata, tugas isteri adalah berhias dan melayani kita dengan sebaik-baiknya, yang lain (terutama mencari nafkah untuk optimalisasi tugas isteri tersebut) adalah tugas dan tanggungjawab suami.

Jika seorang suami merasa belum bisa mencukupi kebutuhan isteri, lebih-lebih sang isteri harus membanting tulang membantu suami mencari nafkah, maka selayaknya ia harus berkaca dari kelemahannya itu demi menumbuhkan penghargaan terhadap sang isteri. Tentu saja, sang isteri juga harus memahami bahwa dengan posisi lebihnya itu ia tidak bisa memaki seenak hati. Ia tetap dianjurkan taat kepada suami demi mendapatkan keridhaannya.

***

Hari ini, saya mencoba merenungi diri. Betapa banyak kelemahan yang saya miliki sebagai suami, betapa banyak kebaikan-kebaikan yang diberikan oleh isteri. Keterlibatan saya di dalam mengasuh anak-anak, membantu pekerjaan rumah tangga, dan membantu aktivitasnya yang lain, rasanya belum cukup untuk membalas semua kebaikannya itu. Saya belum bisa memberikan sesuatu yang berharga dan membahagiakan dirinya.

Hanya terlintas dalam hati, ‘andai saya tidak ridha kepada isteri saya, alangkah dzalimnya saya. Padahal ia tidak melakukan kemaksiatan apapun.’ Pada akhirnya saya berfikir, hanya ridha suami inilah yang bisa saya berikan kepadanya. Ridha suami inilah yang saya harapkan semoga menjadi jalan baginya untuk memasuki surga-Nya dari pintu mana saja. Mengharapkannya menjadi bidadari di surga yang penuh kenikmatan, sebagai buah dari tugasnya sebagai bidadari di dunia yang dipenuhi ketaatan dan kesabaran. Kadang saya bersedih merenungi kelemahan diri karena tidak bisa memberikan apa-apa. Tetapi saya optimis bahwa Allah akan memberikan balasan terbaik untuknya. Insya Allah.

April 17, 2008

puisi tentang cinta…

weh judulnya kok serem gitu yaks (hehe)..critanya pagi ini aku terima email dari pelanggan yang ngirimin bukti payment, tapi di signature nya dia nulis alamat blog nya…jadi iseng2 kubuka..lumayan juga isinya …. (tulisan memang kadang bisa menyihir)

trus ini ada puisi baguss banget di blognya…aku copy aja ya..

Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan sebuah DECISION,dan bukan cuma PERASAAN..!

jika ia sebuah cinta…..

ia tidak mendengar…

namun senantiasa bergetar….

 

jika ia sebuah cinta…..

ia tidak buta..

namun senantiasa melihat dan merasa..

 

jika ia sebuah cinta…..

ia tidak menyiksa..

namun senantiasa menguji..

 

jika ia sebuah cinta…..

ia tidak memaksa..

namun senantiasa berusaha..

 

jika ia sebuah cinta…..

ia tidak cantik..

namun senantiasa menarik..

 

jika ia sebuah cinta…..

ia tidak datang dengan kata-kata..

namun senantiasa menghampiri dengan

hati..

 

jika ia sebuah cinta…..

ia tidak terucap dengan kata..

namun senantiasa hadir dengan sinar

mata..

 

jika ia sebuah cinta…..

ia tidak hanya berjanji..

namun senantiasa mencoba

memenangi..

 

jika ia sebuah cinta…..

ia mungkin tidak suci..

namun senantiasa tulus..

 

jika ia sebuah cinta…..

ia tidak hadir karena permintaan..

namun hadir karena ketentuan…

 

jika ia sebuah cinta…..

ia tidak hadir dengan kekayaan dan

kebendaan…

namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan..

 

Cintailah pasangan anda, seperti anda ingin dicintai olehnya

Setialah pada pasangan anda, seperti anda ingin mendapatkan

kesetiannya…………..

 

Huuuh jadi pengen nangis …melankolisku kumat…. huwa2..

April 16, 2008

UTS dulu ye…

Kayaknya 2 minggu ini bakalan suwibukk banget, soale lagi musim UTS (hehe…) buanyak banget tugas2nyaa….. sampe lembur2 jam 1 malem hiks…..

Analisis dan Design Sistem Informasi, Arsitektur Teknologi Informasi , Sistem Pakar, Data Warehouse, Komputer dan Masyarakat…..ya iku2 ae, bikin program, bikin sistem informasi, bikin makalah, presentasi ….

Gara2 ini juga….lama2 aku jadi suka sama dunia IT ..abis kalo ga suka ntar ga bisa2 dan molor mulu kuliahnya…..

Kalo katanya Reti : kita ini udah terlanjur nyemplung di dunia informatika, kalo mo belajar ilmu lain harus mulai dari awal, makanya mendingan kita konsen aja kesini…sampe bener2 bisa ….(hyuuuk)

Kalo katanya Heppy : programming udah terlanjur jadi makanan sehari2 , makanya udah ga bisa ditinggalin ….

Tapi bener juga….seru kalo tiap hari belajar hal2 baru…meski aku ga begitu mahir programming….aku masih bisa jadi Designer System ato System Analyst (hihi …amiiin)

April 11, 2008

Problema darah wanita…

suatu kali temenku nanya , by sms : "assalamu’alaikum mbakyu, kalo orang lagi haid itu amalan2 apa aja yang boleh dilakukan?"

trus pernah juga temenku kuajak ta’lim di masjid , dan dia bilang :"aku lagi dapet, apa orang haid boleh masuk masjid dan mendengarkan kajian?"

trus suatu kali adikku sms :"mbak, kalo orang lagi haid apa boleh baca Al-Quran?"

Naah, itu sebagian pertanyaan yang sering ditanyakan oleh temen2 kita yang mungkin belum tau dan masih awam….

kita (kaum wanita) mungkin memang stiap bulan mengalami haid , ato bahkan ada yang pernah mengalami istihadhah (darah penyakit), daan ketika punya anak nanti kita bakalan mengalami nifas..tapi seberapa jauh kita tahu tentang darah2 yang spesial itu…yang khusus dan hanya ada pada diri kita kaum wanita? dan seberapa jauh kita tahu tentang hukum2 Islam yang berkenaan dengan darah2 itu? …hmm…kayaknya ini memang perlu belajar khusus

ironis kan kalo kita ga tau tentang hukum2 Islam yang berkaitan dengan diri kita sendiri? sayang kan kalo kita melewatkan amalan2 yang sebenarnya boleh tapi tidak kita lakukan karena kita ga tau?

Makanyaa…..belajar dunk belajar, jadi wanita jangan taunya dandan mulu (hehe …padahal aku juga suka dandan kalo di dalem rumah)..

Omong2 tentang belajar, ini ada buku bagus yang kemarin sempat kubaca dan pelajari…isinya bahas tentang hal2 yang berkaitan dengan darah2 pada wanita…menurut aku bukan hanya wanita saja yang perlu baca, laki2 juga perlu…(soale nanti kamu..kaum laki2 juga bakal punya istri dan mungkin anak perempuan…biar bisa mentarbiyah istri dan anaknya gicuuu)

Judul Asli : Risalah fid Dimaa’ Ath-Thabi’iyah lin Nisaa’

Di buku ini dibahas : sifat2 darah haid, istihadhah dan nifas…trus kapan terjadinya darah2 tersebut..trus dibahas juga bagaimana jika wanita yang setelah melahirkan mengalami nifas yang langsung bersambung dengan masa haidnya…trus dibahas juga hal2 apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika haid dan nifas, bagaimana cara bersucinya…

kalo mo beli bukunya ada di : ttp://www.al-ilmu.com/books/detail.php?id=1256

ato kalo mo minjem punyaku boleh…tapi dikembaliin lagi ya hehe..sekalian silaturrahim gitu ke tempatku (maunya …)

suatu saat nanti….

Filed under: Sekedar nulis...

suatu saat nanti …aku akan menulis buku hehe…(ga bermaksud niru2 andrea hirata loh ya), tapi sejak dulu aku emang pengen nulis sesuatu yang bisa jadi inspirasi buat orang lain…

Tapi apa ya? ..

April 8, 2008

dibalik senyum manis…

Filed under: Crita hati....

dibalik senyum manis dan canda tawa sahabatmu…

mungkin ada luka..

mungkin ada beban….

mungkin ada perasaan takut…

perasaan gelisah…

yang tak pernah ingin dia bagi…

yang ingin dia simpan sendiri…

yang dia tangisi dikala sepi…

tapi sebagai sahabat…

harusnya kau mengerti itu…

tanpa dia harus menceritakannya padamu…

merawat diri itu penting…!

Filed under: Sekedar nulis...

muslimah yang baik, yang menutup aurotnya dari ujung rambut sampai ujung kaki..juga harus merawat diri loh…Dan jangan salah, itu sunnah! apalagi kalo udah punya suami, berhias dan merawat diri buat suami itu dapat pahala juga (ehm…)

Wes….itu tadi sekedar ilustrasi, sekarang aku mau kasih tips biar tetep seger dan terawat meskipun harus beraktifitas mulai shubuh sampe tengah malem…(dan murah meriah pastinya…)

1. minum air putih jangan pas haus aja, minimal 8 gelas sehari, kalo lebih banyak lebih bagus (biar dibilang kaya onta juga gpp kiki)…pas baru melek, pas mau tidur, pas lagi duduk…pokoke minum yang banyak!

2. minum madu, kalo ini resep yang udah ada sejak jaman dulu kala…minum madu pagi2 satu jam sebelum makan pagi, lalu malem sebelum tidur..(1 sendok makan aja udah cukup)

3. olahraga, jangan banyak alasan muslimah ga punya tempat buat olahraga….di dalem kamar pun bisa, asal kreatif dan pinter nyari jenis olahraga yang tepat…sekedar stretching masa g bisa? senam pilates masa ga bisa? ..ato kalo mo olahraga yang bagus, coba berenang. Kalo di tempat tinggalku sini, ada kolam renang yang khusus disewakan , tempatnya tertutup, bisa dikunci dari dalem, jam 6 pagi sampe jam 10 cuman bayar 15ribu (udah kaya kolam renang pribadi) tapi berame2 (minimal 5 orang)

4. perawatan wajah : bersihin pake susu pembersih + penyegar tiap mo mandi, pake facial foam, trus pake pelembab dan jangan lupa pake sunblok kalo mo keluar or kena sinar matahari. Lalu seminggu sekali : bisa pake masker (boleh dari putih telur, kentang, mentimun, alpukat, lidah buaya…pokoke yg natural aja)..trus satu lagi, coba pake minyak zaitun tiap malem sebelum tidur, insyaAllah …kulit wajah jadi bersih dan bebas penuaan dini (huhuhu)

5. perawatan tubuh : jangan males mandi, tapi mandi maximal 2 kali sehari, trus habis mandi pake lotion. seminggu sekali : luluran.

6. perawatan rambut : jangan hobby keramas, maximal 3 kali seminggu aja , supaya rambut ga kering. Trus pake kondisioner, dan sekali2 boleh pake tonic. Ato kalo sempet coba deh creambath sendiri : beli krim creambath, trus dipake di rambut yang bersih, abis itu dibungkus sama handuk yang sudah dicelup ke air hangat…

7. makan buah + sayur ,karena zat2 gizi dalam buah dan sayur itu penting buat kesehatan kita, dan terutama kesehatan kulit dan rambut..

8. istirahat yang cukup dan berkualitas, kalo tidur jangan pake lampu yang terang benderang (karena ga baik buat mata, udah gitu dimarahin sama PLN hehe)

9. jaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, jangan jorok ..!

10. yang ga kalah pentingnya, cari ilmu tentang perawatan diri yang benar, kenali jenis kulit dan rambut kita, jangan asal ada iklan di tipi langsung ikutan beli aja…perawatan alami itu juaaauh lebih bagus dan lebih baik…

11. rajin dan telaten, orang mau cantik itu harus telaten dan ga ada yang instan! yang instan2 itu biasanya resikonya menyeramkan! kaya misalnya : suntik botox, pasang implant, operasi plastik…akibatnya : kanker, iritasi parah…(hii serem)…asal kita rajin dari sekarang, insyaAllah nanti ga akan nyesel …

Huhuhu…kayaknya itu dulu tips yang aku tahu ya…..

Biarpun dibilang "kenthir" ato "kemayu", biarin aja…! karena udah naluriahnya wanita untuk berhias dan merawat diri…Yang penting bisa menempatkannya di tempat yang benar, diperlihatkan untuk orang2 yang berhak..dan bukan dipamerin di jalanan..apalagi dipasang gedhe2an di iklan2 , di tipi2…Tul ga?

April 2, 2008

usai sudah…

Filed under: Crita hati....

Hari Senin tgl 31 Maret 2008 kemarin, anak2 OS (karyawan kontrak) di tempat kerjaku dikumpulin sama Manager…

Intinya sih di pertemuan ini dijelaskan bahwa siapa2 yang kemarin ikut tes karyawan permanent dan ga lulus, maka dia harus keluar dari IM2 , ato melanjutkan masa kontrak yang masih tersisa…

Fiuuuh…sebuah berita yang sempat bikin aku stress sepanjang hari…kemarin sekitar 13 orang yg ikutan daftar dan aku termasuk salah satunya yang ga lulus bahkan di tahap seleksi administrasi…Tapi apapun itu, aku dan temen2ku termasuk yang ga berdaya menghadapi "kebijaksanaan" petinggi2 IM2…

Tapi alhamdulillah juga si, aku dikontrak masih sampai Feb 2009, sementara ada temenku yang harus out akhir April 2008 ini…Dengan kata lain masih ada waktu 10 bulan buatku untuk merencanakan apa yang harus kulakukan Feb tahun depan…

mungkin ini sesuatu yang ga mudah, sebuah jalan hidup yang rumiit…tapi setelah aku pikir2, mungkin juga ini sebenarnya sebuah jalan yang ditunjukkan Allah padaku…

Jujur..sebenarnya aku ikut tes karyawan tetap kemarin itu antara iya dan tidak dan sejak awal memang sudah ragu untuk bisa diterima , apalagi kalo diterima harus pindah ke Jakarta…Akhirnya ya itu, Allah memberi apa yang sebenarnya paling kuinginkan dalam hatiku…

Niatnya ikut tes ini sebenarnya cuman karena ingin sekali naik haji, karena fasilitas naik haji gratis cuman bagi karyawan tetap dan bukan karyawan kontrak…..(tapi meski sekarang gagal aku masih menyimpan harapan suatu saat nanti bisa ke tanah suci bersama ibu bapakku …)

Tapi..manusia cuman bisa berusaha dan berdoa…Allah yang akhirnya menentukan semua keputusanNya…..

Semoga ada jalan rizki yang lain buat aku….di tempat yang lebih baik dan semoga lebih barokah bagi semuanya ….Amiiiin

**menghitung hari…**