Kadang, ada sebagian orang yang menganggap bahwa mendidik anak semata2 adalah tanggung jawab seorang ibu…ato bahkan banyak juga kaum laki2 yang menyepelekan pendidikan anak…apa seharusnya begitu?? ..
Ceritanya : Doyok kirim artikel tentang seorang anak yang ayahnya begitu sibuk sampe ga pernah merhatiin si anak, dan akhirnya si anak menabung uang untuk bisa "membeli" waktu ayahnya….Aku jadi inget tentang sebuah buku yang ditulis oleh seorang Psikolog Italia (Mr. Perucci) yang pernah aku baca "What Our Children Teach Us". Bukunya bagus (temen2ku bilang juga begitu), karena buku ini akan membuka mata orang tua, tentang kehidupan yang dijalani anak2, sehingga orang tua akan lebih sadar dan tahu..betapa berartinya kehadiran anak2 mereka….
Calon ayah, ato yang sudah menjadi ayah…jangan pernah menyepelekan pendidikan anak2 anda…karena mereka itu nanti yang akan jadi bekal anda ke surga (kalo dia jadi anak yang sholih), seperti sabda Rasulullah : ketika seseorang meninggal dunia, terputuslah semua amalan dia kecuali 3 hal : ilmu yang bermanfaat, amal jariyah dan anak sholih yang senantiasa mendoakannya. Dan yang penting lagi, tugas mendidik anak..bukan semata2 kewajiban seorang ibu , tapi ayah juga..! karena itu ga ada salahnya seorang laki belajar ato setidaknya tau tentang psikologi anak, pendidikan anak..baik dalam ilmu psikologi maupun ilmu agama…
Inget Pak, Mas…anda akan diminta pertanggungjawaban di akhirat oleh Allah, tentang anak anda…
Lihat saja kisah2 sukses seorang ayah semisal Kak Seto (yang pakar pendidikan itu), gimana peran beliau memajukan pendidikan dan membela hak2 anak…Ato baca juga gimana Mr Perucci mendidik anak2nya..ato gimana sosok Kepala Sekolah Tomoe Gakuen-nya Totto Chan Mr Sosaku Kobayashi yang bikin aku menangis…
Ga usah jauh2 juga…lihatlah gimana Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kita mencintai anak2 …mengajarkan bagaimana seharusnya seorang ayah mencintai anak2nya
tengoklah teladan sempurna ini :
Dari Abu Hurairah RA bahwa suatu hari Al Aqra bin Habis melihat Rasulullah SAW sedang menciumi Al Hasan (putra Ali bin Abi Tholib , cucu Rasulullah). Kemudian Al Iqra memberitahukan kepasa Rasulullah SAW bahwa ia memiliki sepuluh orang anak tetapi belum pernah menciumi salah seorang diantara mereka. Rasulullah SAW bersabda,”Barangsiapa yang tidak menyayangi maka ia tidak akan disayangi”. (HR.Turmudzi)
Abu Hurairah Radhiallaahu anhu menceritakan: “Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam pernah menjulurkan lidahnya bercanda dengan Al-Hasan bin Ali Radhiallaahu anhu. Iapun melihat merah lidah beliau, lalu ia segera menghambur menuju beliau dengan riang gembira.” (Lihat Silsilah Shahihah no.70)
dan masih banyak hadits2 yang lainnya…
Lihat juga teladan beliau mengajarkan agama ini kepada anak2 :
pernah suatu ketika Abdullah bin Abbas yang masih kecil , dibonceng naik unta di belakang Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam..kemudian beliau menasihati Abdullah bin Abbas yang ketika itu masih kecil :
“Wahai anak, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat: “Jagalah (perintah) Allah, pasti Allah akan menjagamu. Jagalah (perintah) Allah, pasti kamu selalu mendapatkan-Nya di hadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah.” (HR. At-Tirmidzi)..
Beliau pernah mengerjakan shalat sambil menggendong Umamah putri Zaenab binti Rasulullah dari suaminya yang bernama Abul ‘Ash bin Ar-Rabi’. Pada saat berdiri, beliau menggendongnya dan ketika sujud, beliau meletakkannya. (Muttafaq ‘alaih)
Huuuh….! Lihatlah betapa sombongnya kita….!
Rasulullah itu seorang Nabi, utusan Allah , yang dijamin masuk surga, pemimpin negeri, seorang panglima perang yang hebat, seorang yang tidak tegar menghadapi kilatan pedang musuh, seorang yang pernah sholat lail hingga bengkak kakinya, seorang yang disegani kaum muslimin maupun orang kafir, seorang yang ketika dihina oleh kaumnya sampai2 Malaikat Jibril akan membalikkan gunung uhud kepada kaum itu…
Tapi…..beliau begitu rendah hati bersama anak2 kecil, begitu lembut hatinya bermain2 dengan anak kecil…begitu penyayang dan mencintai anak2….begitu peduli akan pendidikan anak2 …
Lalu siapa kita?? manusia biasa yang ga dijamin siapa2 untuk masuk surga…kenapa begitu menyombongkan diri dan tidak mau belajar kepada beliau masalah pendidikan anak??
**smoga anak2ku dapat seorang ayah yang bisa meneladani Rasulullah**


aamiin… (untuk doa yang di tulis sebagai kalimat terakhir).
Assalamualaikum…
jenk, aq co-pas postingan e doyok di blog ku
apik sih sebener e- cuma lama2 di milis subjek ini jadi OOT.
pinjem dunk buku parentingnya… aku juga pengen baca.
Mau beli Toto Chan blom sempet2.
Oh iyo, kompre ku dah selesai.. alhamdulillah.. Aku pengen ke sby.
Comment by redtea — May 17, 2008 @ 12:25 am
wa’alaikumussalam…Amiin juga mo pinjem buku yang mana ret? aku punya beberapa sih : What Our Children itu, Totto Chan, Smart Parenting, ke Sby sekalian berenang ae hehe…UTSku juga wes mari…fiuh u wes lulus…aku kapan yoh?
Comment by Administrator — May 19, 2008 @ 5:16 pm