"Keajaiban adalah sesuatu yang diusahakan…."
Sesuatu yang sangat aku yakini sampai saat ini, bahwa ketika kita menginginkan sesuatu yang kelihatannya tidak mungkin terjadi, maka kita harus mengusahakannya dengan sungguh2, kemudian memohonkannya pada Allah…dan yakin bahwa Allah akan memberi…Tidak ada sesuatupun yang mustahil kalo Allah menghendaki kan?
Aku punya seorang teman, ummahat dari Bontang Kaltim. Kalo aku bilang "she’s a great and wonderfull woman". Beliau memiliki seorang anak dengan keistimewaan yang luar biasa, Abdul Hafidz namanya. Abdul Hafidz ditakdirkan lahir dengan cerebral palsy
"Cerebral palsy is an umbrella-like term used to describe a group of chronic disorders impairing control of movement that appear in the first few years of life and generally do not worsen over time. The disorders are caused by faulty development of or damage to motor areas in the brain that disrupts the brain’s ability to control movement and posture" (http://www.askthelawdoc.com/about_cp.shtml)
Terjemahan mudahnya : Cerebral Palsy (CP, Kelumpuhan Otak Besar) adalah suatu keadaan yang ditandai dengan buruknya pengendalian otot, kekakuan, kelumpuhan dan gangguan fungsi saraf lainnya.
CP bukan merupakan penyakit dan tidak bersifat progresif (semakin memburuk).
Pada bayi dan bayi prematur, bagian otak yang mengendalikan pergerakan otot sangat rentan terhadap cedera. CP terjadi pada 1-2 dari 1.000 bayi, tetapi 10 kali lebih sering ditemukan pada bayi prematur dan lebih sering ditemukan pada bayi yang sangat kecil (www.medicastore.com)
Dokter pernah mengatakan, bahwa ‘keistimewaan’ yang dialami Abdul Hafidz, tidak bisa disembuhkan. Tapi Ummu Abdul Hafidz (ibunya), bersikeras, bahwa tidak ada sesuatu yang tidak bisa disembuhkan, paling tidak masih bisa diusahakan. Maka sejak Abdul Hafidz masih bayi, beliau tidak pernah berhenti mencari alternatif bagi anaknya. Bahkan beliau berkeliling, dari Jakarta ke Surabaya, balik ke Bontang lagi, lalu ke Balikpapan, mencari dan terus mengusahakan agar Abdul Hafidz bisa tumbuh seperti anak-anak lainnya…masyaAllah…
Aku masih ingat ketika pertama kali bertemu beliau, di kos. Beliau tinggal di Surabaya selama beberapa bulan agar Abdul Hafidz bisa ikut terapi. Mulai dari terapi herbal, terapi akupuntur, terapi laser, terapi berjalan, terapi bicara, terapi pijat….lalu beberapa bulan kemudian, ke Professor Hembing, untuk menjalani terapi juga disana.
Waktu itu, Abdul Hafidz baru bisa merangkak (merangkak, dengan dadanya), telapak kakinya belum bisa ditegakkan ke tanah, dan belum bisa bicara. Hanya saja, si ganteng ini akan mengerti ketika kami, akhwat2 se kos mengajakanya bicara. Raut wajahnya akan tersenyum, kadang2 tangannya berusaha meraih2 wajah kami, berusaha melepas kerudung kami ;D. Meskipun, dia punya ‘keistimewaan’ seperti itu, dia adalah seorang anak yang sangat sehat. Aku yakin, sebenarnya dia sangat ingin bisa berlari, seperti anak2 lain. Ketika digendong dan diajak jalan2 misalnya, dia akan menoleh kesana dan kemari, seolah2 ingin tahu dan menganalisa segala sesuatu yang dia temui. Dia akan tersenyum riang, ketika Mai (salah satu temenku), datang dan bilang "Haloo ganteeng, kamu lagi ngapaiiin?" ….Ekspresinya lucu sekali …!. Ketika dia jatuh, ibunya akan bilang :"ga pa pa nak, anak sholih, adik ga sakit kok"…Dan aku memang sering sekali mendengar ibunya mengatakan : " anak sholih, adik ga sakit , sehat kok"…Meyakinkan anaknya bahwa dia tidak sakit, dan pasti bisa normal seperti anak2 lain….dan memang insyaAllah bisa…
Itu, setahun yang lalu….(ketika Mai belum menikah dan belum punya anak…)
Kemarin, aku bertemu Ummu Abdul Hafidz dan anaknya…yang lagi di Surabaya, untuk menjalani terapi selama 2 bulan di RS Kalamin. Guess what i see….
Abdul Hafidz, sudah tumbuh dewasa…badannya tinggi, dia sudah bisa duduk, bisa merangkak, bisa berdiri diatas kedua kakinya, bisa berjalan sendiri selangkah-3 langkah , bahkan dia akan berjalan kencang dengan jika kedua tangannya dipegangi…masyaAllah….
Aku dan teman2ku (Khod, Juwai, Zahro’, Aisyah)…terpesona, kagum dan salut atas usaha ibunya…a wonderfull woman, seorang wanita yang tidak pernah menyerah…seorang wanita yang selalu yakin, bahwa keajaiban itu ada…seorang wanita perkasa, yang tidak pernah mengeluh meski harus menggendong anaknya seberat 16 kilo naik turun tangga, mengajaknya jalan2 untuk menyaksikan dunia luar..menyaksikan matahari bahkan ke kebun binatang…
Aku percaya, beberapa tahun lagi Abdul Hafidz akan bisa berjalan dan berlari sendiri…akan bisa berbicara dengan baik….dan akan belajar seperti anak2 lainnya…doa kami untukmu ganteng, dan untuk anti umm…
"KEAJAIBAN adalah sesuatu yang diusahakan…"


subhanallah…..
salut sekali pada ummi Abdul Hafidz
saya juga di anugerahi anak special berkebutuhan khusus (CP dari lahir)
mba…bolehkah saya mendapat alamat atau nomer yg dapat saya hubungi utk sekedar sharing dan bertukar informasi pada ummi Abdul Hafidz ..?
saat ini saya masih mencari terapi alternatif buat kesembuhan anak saya najwa (usia 3 tahun)
tolong ya mba…..
sukron
wasalam
Comment by tari — November 12, 2008 @ 10:20 am
I’m speechless,,,
Aku bener-bener terharu
Abdul Hafidz insya Allah benar-benar menjadi anak sholeh nantinya, karena dia mempunyai Ibunda yang HEBAT
Comment by deVina — March 14, 2009 @ 2:51 pm
boleh saya tau alamat atau no telp ibu abdul Hafidz untuk tanya tanya tentang terapi yang pernah dijalani? Saya saat ini juga sedang mencari terapi alternatif untuk ksembuhan anak saya yg juga penderita cp yang juga ingin mendapatkan keajaibannya.
terimakasih,
liana
Comment by liana — July 18, 2009 @ 6:33 pm
saya boleh minta email ato no telp ibu abdul hafidz juga?saya juga punya anak CP sejak lahir dan sedang mencari terapi yg tepat utk kemajuannya
Comment by ayu — October 24, 2009 @ 6:21 am