October 1, 2009

Saya Sakit Lupus..dan Allah berbuat sesuai kehendakNya

 

Juli 2009, saya masuk rumah sakit lagi. Iya lagi, karena setahun yang lalu saya juga dirawat dirumah sakit yang sama, di kamar yang bersebelahan, karena usus buntu. Bahkan mbak2 perawat pun masih hapal dengan wajah saya :(, hiks. Sebenarnya ga mau langganan masuk rumah sakit, tapi apa daya tubuh saya ga bisa ditolerir.

Awalnya, saya pikir saya kecapekan biasa. Maklum, dengan aktivitas kerja dan kuliah, saya selalu tidur larut malam. Hari libur pun biasanya dihabiskan untuk menyelesaikan tugas2 kuliah yang setumpuk, belum lagi bila harus lembur.

Awal bulan Juli, saya mulai tidak napsu makan, jangankan makan, bau makanan sedikit saja langsung mual dan muntah. Bahkan hampir seminggu, saya tidak bisa tidur dan istirahat di malam hari. Awalnya saya pikir, itu biasa. Saya periksa ke dokter umum di kantor, beliau bilang mungkin asam lambung saya naik, jadi saya cuma dikasih obat maag dan antibiotik. Sampai akhirnya, hari Senin malam 13 Juli 2009, sepulang kerja.Tiba2 tubuh saya demam, lalu malamnya menggigil. Sekujur tubuh rasanya gemetar, dan lemas tidak punya tenaga. Bicara pun saya ngos2an, seperti habis lari 100m. Karena tidak yakin dengan diagnosa dokter umum di kantor, akhirnya Selasa 14 Juli 2009 saya pergi ke RS Husada Utama, ke dr Yuliasih SPPD, KR, seorang dokter spesialis penyakit dalam dan rheumatologi.

Dokter menanyakan keluhan2 saya, dan beliau menanggapi dengan serius. Kemudian ketika dokter memeriksa sekujur leher dan punggung saya, ternyata ada banyak ruam2 merah, dan saya tidak tahu. Dokter Yuliasih terlihat begitu tanggap dan cekatan ketika memeriksa saya, sampai akhirnya setelah diperiksa saya bertanya "Jadi saya sakit apa Dok?", beliau jawab : "Mbak mau saya kasih tahu sakitnya?" ..Aku mikir (kok kayaknya serius?), akhirnya kujawab : "Iya Dok, gpp", kemudian beliau bilang aku terkena salah satu penyakit autoimun yang disebut SLE, sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melawan sel2 atau bakteri jahat, justru melawan sel2 yang baik, jadi bisa menyerang semua organ tubuh. Masya Allah, saya terpesona, alias terbengong2.

Saya akhirnya diminta menjalani tes darah dan tes urine lengkap, kemudian diharuskan tes dsDNA dan ANA. Rabu pagi saya tes, sambil menahan rasa capek yang luar biasa. Karena hasil tes baru keluar hari Jumat, saya akhirnya harus istirahat dirumah selama dua hari.Di rumah, saya membaca buku seorang teman yang kebetulan kuliah di kedokteran. Saya masih shock, karena divonis dengan penyakit SLE. Yang konon katanya, belum diketahui penyebabnya dan belum juga ada obatnya. Jumat pagi, hasil tes saya keluar, saya bersyukur karena hasil tes dsDNA dan ANA saya negatif. Malamnya saya menemui Dokter Yuliasih, diantar Mbak Fery dengan sepeda motornya. Masya Allah, dalam perjalanan saya merasakan capek yang luar biasa, mual2 dan pusing di kepala,apalagi rumahnya jauuh. Sampai akhirnya saya bertemu dengan dokter, dan hasil lab saya dicek, saya tetap divonis sakit SLE :( .

Ternyata meskipun hasil tes dsDNA dan ANA negatif, ada 11 tanda umum yang bisa dijadikan acuan, dan jika memenuhi 4 nya saja bisa dipastikan positif (karena ada hasil tes2 lain yang memang positif, seperti LED , C3 dan C4). Bahkan dokter bilang, sakit saya mungkin sudah ada sejak saya kena usus buntu tahun lalu, tapi tidak terdeteksi. Makanya sampai usus buntunya yang kena. Dalam perjalanan pulang, saya merasa sudah ga kuat, sampai akhirnya saya muntah2. Sampai dirumah langsung istirahat dan paginya saya masuk rumah sakit.

Saya dirawat dirumah sakit selama 6 hari. Mungkin orang lain yang tidak tahu akan berkomentar, "badanmu ga kurus, mana mungkin kamu sakit?" saya akan bilang "dont jugde the book by the cover, kelihatannya memang iya saya sehat". Selama saya sakit bicara saja susah, beberapa patah kata cukup membuat saya kelelahan dan ngos2an. Saya bahkan tidak diijikan mendapat banyak kunjungan, bukan karena penyakit ini menular. Tapi justru karena dikhawatirkan saya yang akan ditulari. Ketika saya sakit, saya akan drop dan sel2 yang hiper akan bekerja :(. Pernah suatu hari, saya dikunjungi banyak teman. Sempat bercanda2 dengan mereka, dan akibatnya malamnya saya kumat. Saya tidak tidur semalam, besoknya harus diberi obat infus yang kata dokter untuk menekan autoimun saya. Masya Allah, sungguh tidak pernah terbersit sedikitpun dalam benak saya, Allah akan memberi saya sakit yang semacam ini.

 

Sejak kecil, saya anak yang aktif dan senang melakukan banyak kegiatan. Saya sangat shock, bahkan beberapa hari menangis. Karena sakit ini, saya sudah merepotkan banyak orang. Tapi ketika saya sempat protes dan bertanya :"Kenapa saya yang harus sakit seperti ini, sementara masih banyak hal2 yang harus saya kerjakan, kenapa harus saya yang diberi sakit, padahal sejak kecil saya baik2 saja?"

Saya teringat pesan dari Ustadz Zain ketika ta’lim di Musholla Grabik FK UA : "Sesungguhnya seorang hamba tidak berhak bertanya, kenapa Allah berbuat ini dan itu, karena Allah memang tidak akan ditanya oleh siapapun atas apa yang diperbuatNya dan Dia berbuat sekehendakNya. Justru manusia lah yang akan ditanya, nanti di yaumil hisab. Kenapa dia berbuat ini dan itu selama di dunia. Kenapa dia tidak bersabar padahal Allah memerintahkan kesabaran itu, dan kenapa tidak bersyukur padahal Allah juga memerintahkannya.

Manusia yang akan diminta pertanggung jawaban atas perbuatannya" Saya cuma bisa pasrah, Allah memberi sakit, tentu Dia menyediakan obatnya, meskipun manusia belum bisa menemukannya. Bahkan saya bersyukur, masih diberi kesempatan hidup, sementara ada penderita2 lupus yang lain yang terlambat dideteksi sampai akhirnya gagal ginjal dan radang otak, dan bahkan tidak terolong jiwanya , masyaAllah.

Semoga tulisan ini berguna dan menjadi pelajaran buat kita semua :)

October 13, 2008

Gejala Insomnia

Filed under: Kesehatan...

Gejala gangguan tidur – sementara kalangan mengatakan bukanlah suatu penyakit, akan tetapi hanya sebuah rambu-rambu bahwa penderita memiliki problematika psikis atau penyakit fisik. Demikian dikatakan dalam sebuah jurnal Psychology Today, Juni 1986. Jadi, gangguan tidur tidak lebih hanya sebuah indikator yang mencuat di permukaan bahwa yang bersangkutan memiliki sejumlah penyakit yang harus deobati.
Terhadap faktor penyebab gangguan tidur maka banyak ahli mengatakan pada umumnya disebabkan oleh banyak hal. Dalam pandangan Dr. Nino Murcia, yang sudah belasan tahun memimpin klinik Insomnia di Stanford AS mengatakan bahwa ”belum pernah menemukan gangguan tidur yang hanya disebabkan oleh satu faktor saja, melainkan banyak faktor”. Dalam temuan para ahli setidaknya ada empat faktor penyebab insomnia yakni predisposisi psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, lingkungan yang mengganggu, serta kebiasaan buruk.
Faktor psikologis dan biologis. Kedua faktor tersebut kadangkala menyatu menjadi bentuk psikosomatis, yakni persoalan psikologis berdampak terhadap biologis dan sebaliknya. (psiko = kejiwaan; soma = dinding, tubuh). Misalnya, bagi seseorang yang jantungnya mudah berdebar-debar lebih cepat dan suhu tubuhnya lebih hangat dari biasanya maka berkecenderungan untuk susah tidur. Jika tertidur maka akan sensitif untuk bangun (light sleeper). Di samping itu, sejumlah penyakit fisik juga menjadi aspek pencetus gangguan insomnia, misalnya asma, rematik, maag, ginjal, dan thyroid.
Secara khusus, faktor psikologis juga memegang peran utama terhadap kecenderungan insomnia ini. Hal ini disebabkan oleh ketegangan pikiran seseorang terhadap sesuatu yang kemudian mempengaruhi sistem saraf pusat (SSP) sehingga kondisi fisik senantiasa siaga. Misalnya ketika seseorang sedang memiliki problematika pelik di lingkungan kantor, maka jika ambang psikologisnya rendah akan menyebabkan fisik susah diajak kompromi untuk tidur. Di sini faktor kecemasan, ketegangan, dan ketidakpastian hidup menyebabkan gangguan insomnia.

Dampak
Tentu saja gangguan insomnia akan memiliki dampak negatif dalam kehidupan individu yang bersangkutan. Pertama, akan mengurangi daya tahan tubuh sehingga berpeluang terhadap munculnya sejumlah penyakit. Sebab, tubuh manusia diciptakan sedemikian sempurnanya – yang secara alamiah telah diatur sebuah metabolisma fisik yang akan mempengaruhi kesehatan. Fisik dan mental seseorang akan sehat jika terdapat keteraturan antara terjaga dan tidur. Bukankah tidur juga berfungsi terhadap penataan kembali keseimbangan fisik setelah sekian lamanya terjaga dan terjadi kecapekan kerja.
Sebab dengan adanya tidur maka tubuh akan memproses untuk mengurangi asam laktat yang berfungsi terakumulasinya kecapekan. Itulah kiranya jika seseorang tidurnya normal maka ketika bangun tidur akan terasa segar kembali yang disebabkan asam laktat tersebut telah terminimalisasi. Sebaliknya jika seseorang mengalami kurang tidur maka asam laktat belum hilang secara sempurna.
Kedua, susah tidur akan berpengaruh terhadap stabilitas emosi sehingga mempengaruhi aktivitas kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini jika seseorang dalam lingkungan kerja, maka akan menurunkan tingkat motivasi, konsentrasi, ketelitian, kreativitas dan produktivitas kerjanya. Demikian juga terhadap aktivitas lainya akan mengalami gangguan misalnya dalam belajar mengajar, menyelesaikan tugas, dan interaksi sosial. Bahkan dampak insomnia ini akan memudahkan seseorang untuk menderita stres. Hal ini cukup beralasan, sebab sebagaimana dikatakan di atas bahwa insomnia hanya merupakan gejala penampakan dari luar bahwa seseorang memiliki penyakit yang harus diobati (jurnal Psychology Today, Juni 1986).

Solusi
Pada akhirnya, untuk menjawab kasus insomnia ada beberapa hal yang disarankan untuk dilakukan. Pertama, penderita insomnia harus pergi ke dokter terlebih dahulu. Hal ini sangat penting untuk mendeteksi apakah yang bersangkutan memiliki gangguan penyakit fisik yang berdampak terhadap gangguan tidur. Sebab sebagaimana dikatakan di atas bahwa terdapat penyakit fisik tertentu yang menyebabkan gangguan insomnia. Jika demikian adanya maka pengobatan dilakukan dengan terapi fisik.
Kedua, jangan mudah menggunakan obat tidur tanpa berdasarkan anjuran dokter. Jika hal ini dilakukan maka justru insomnia akan tetap resistan. Dalam hal ini perlu diingat bahwa kalangan terapis justru senantiasa berusaha menghindari penggunaan obat-obatan. Sebab, pemakaian obat tidur acapkali hanya sebagai pereda sementara, sehingga jika habis waktu berlakunya maka yang bersangkutan akan kembali insomnia. Ketiga, hindari mengkonsumsi barang-barang terlarang, semacam minuman keras, narkotika, dsb. Sebab hal tersebut akan mengganggu fungsi organ tubuh dan persarafan secara normal.
Keempat, lakukan makan ataupun minum secara wajar baik dari kualitas, kuantitas, ataupun waktunya. Hindari minum kopi saat menjelang jam tidur, sebab kopi mengandung unsur kofein sehingga merangsang saraf untuk sulit tidur. Hindari makan terlalu kenyang atau terlalu sedikit, karena hal tersebut akan menyebabkan perut merespons secara tidak normal. Kelima, aturlah lingkungan kamar tidur secara efektif dan efisien, termasuk lampu tidur yang memenuhi syarat. Sebab kondisi lingkungan tertentu, semisal suara bising, lampu sangat terang, akan mengganggu konsentrasi tidur.
Keenam, jika penderita insomnia memang telah mengetahui bahwa penyebabnya adalah aneka problematika kehidupan maka selesaikan terlebih dahulu secara sempurna. Berpikirlah rasional bahwa ”sepanjang badan dikandung badan” manusia mesti memiliki problema. Hadapilah dan selesaikan permasalahan hidup secara proporsional dengan penuh usaha, sabar dan tawakkal. Ketujuh, jika akan tidur maka lakukan niat yang kuat dan relaksasi fisik serileksnya.

(Baiturokhim, penulis adalah praktisi psikologi)

Taken from :http://www.sinarharapan.co.id/iptek/kesehatan/2004/0730/kes2.html

July 24, 2008

Keajaiban itu ada…

"Keajaiban adalah sesuatu yang diusahakan…."

Sesuatu yang sangat aku yakini sampai saat ini, bahwa ketika kita menginginkan sesuatu yang kelihatannya tidak mungkin terjadi, maka kita harus mengusahakannya dengan sungguh2, kemudian memohonkannya pada Allah…dan yakin bahwa Allah akan memberi…Tidak ada sesuatupun yang mustahil kalo Allah menghendaki kan?

Aku punya seorang teman, ummahat dari Bontang Kaltim. Kalo aku bilang "she’s a great and wonderfull woman". Beliau memiliki seorang anak dengan keistimewaan yang luar biasa, Abdul Hafidz namanya. Abdul Hafidz ditakdirkan lahir dengan cerebral palsy

"Cerebral palsy is an umbrella-like term used to describe a group of chronic disorders impairing control of movement that appear in the first few years of life and generally do not worsen over time. The disorders are caused by faulty development of or damage to motor areas in the brain that disrupts the brain’s ability to control movement and posture"  (http://www.askthelawdoc.com/about_cp.shtml)

Terjemahan mudahnya : Cerebral Palsy (CP, Kelumpuhan Otak Besar) adalah suatu keadaan yang ditandai dengan buruknya pengendalian otot, kekakuan, kelumpuhan dan gangguan fungsi saraf lainnya.
CP bukan merupakan penyakit dan tidak bersifat progresif (semakin memburuk).
Pada bayi dan bayi prematur, bagian otak yang mengendalikan pergerakan otot sangat rentan terhadap cedera. CP terjadi pada 1-2 dari 1.000 bayi, tetapi 10 kali lebih sering ditemukan pada bayi prematur dan lebih sering ditemukan pada bayi yang sangat kecil (
www.medicastore.com)

Dokter pernah mengatakan, bahwa ‘keistimewaan’ yang dialami Abdul Hafidz, tidak bisa disembuhkan. Tapi Ummu Abdul Hafidz (ibunya), bersikeras, bahwa tidak ada sesuatu yang tidak bisa disembuhkan, paling tidak masih bisa diusahakan. Maka sejak Abdul Hafidz masih bayi, beliau tidak pernah berhenti mencari alternatif bagi anaknya. Bahkan beliau berkeliling, dari Jakarta ke Surabaya, balik ke Bontang lagi, lalu ke Balikpapan, mencari dan terus mengusahakan agar Abdul Hafidz bisa tumbuh seperti anak-anak lainnya…masyaAllah…

Aku masih ingat ketika pertama kali bertemu beliau, di kos. Beliau tinggal di Surabaya selama beberapa bulan agar Abdul Hafidz bisa ikut terapi. Mulai dari terapi herbal, terapi akupuntur, terapi laser, terapi berjalan, terapi bicara, terapi pijat….lalu beberapa bulan kemudian, ke Professor Hembing, untuk menjalani terapi juga disana.

Waktu itu, Abdul Hafidz baru bisa merangkak (merangkak, dengan dadanya), telapak kakinya belum bisa ditegakkan ke tanah, dan belum bisa bicara. Hanya saja, si ganteng ini akan mengerti ketika kami, akhwat2 se kos mengajakanya bicara. Raut wajahnya akan tersenyum, kadang2 tangannya berusaha meraih2 wajah kami, berusaha melepas kerudung kami ;D. Meskipun, dia punya ‘keistimewaan’ seperti itu, dia adalah seorang anak yang sangat sehat. Aku yakin, sebenarnya dia sangat ingin bisa berlari, seperti anak2 lain. Ketika digendong dan diajak jalan2 misalnya, dia akan menoleh kesana dan kemari, seolah2 ingin tahu dan menganalisa segala sesuatu yang dia temui. Dia akan tersenyum riang, ketika Mai (salah satu temenku), datang dan bilang "Haloo ganteeng, kamu lagi ngapaiiin?" ….Ekspresinya lucu sekali …!. Ketika dia jatuh, ibunya akan bilang :"ga pa pa nak, anak sholih, adik ga sakit kok"…Dan aku memang sering sekali mendengar ibunya mengatakan : " anak sholih, adik ga sakit , sehat kok"…Meyakinkan anaknya bahwa dia tidak sakit, dan pasti bisa normal seperti anak2 lain….dan memang insyaAllah bisa…

Itu, setahun yang lalu….(ketika Mai belum menikah dan belum punya anak…)

Kemarin, aku bertemu Ummu Abdul Hafidz dan anaknya…yang lagi di Surabaya, untuk menjalani terapi selama 2 bulan di RS Kalamin. Guess what i see….

Abdul Hafidz, sudah tumbuh dewasa…badannya tinggi, dia sudah bisa duduk, bisa merangkak, bisa berdiri diatas kedua kakinya, bisa berjalan sendiri selangkah-3 langkah , bahkan dia akan berjalan kencang dengan jika kedua tangannya dipegangi…masyaAllah….

Aku dan teman2ku (Khod, Juwai, Zahro’, Aisyah)…terpesona, kagum dan salut atas usaha ibunya…a wonderfull woman, seorang wanita yang tidak pernah menyerah…seorang wanita yang selalu yakin, bahwa keajaiban itu ada…seorang wanita perkasa, yang tidak pernah mengeluh meski harus menggendong anaknya seberat 16 kilo naik turun tangga, mengajaknya jalan2 untuk menyaksikan dunia luar..menyaksikan matahari bahkan ke kebun binatang…

Aku percaya, beberapa tahun lagi Abdul Hafidz akan bisa berjalan dan berlari sendiri…akan bisa berbicara dengan baik….dan akan belajar seperti anak2 lainnya…doa kami untukmu ganteng, dan untuk anti umm…

"KEAJAIBAN adalah sesuatu yang diusahakan…"

 

July 3, 2008

‘Nginep’ di RS Spesialis Husada Utama…

"Kesehatan adalah anugrah dan nikmat Allah yang sangat berharga, tapi manusia sering lupa dan mengabaikannya …masyaAllah…"

Rabu 18 Juni 2008 : Bolos kerja karena udah ga bisa nahan sakit. Aku nelpon bapak+ibu mengabarkan aku sakit+harus operasi appendix, ibuku malah nangis2 ;D. Akhirnya aku nelpon beberapa RS yang jadi rujukan asuransi kantorku : RS Siloam, RS Darmo, RS Sby Int’l buat nanyain kira2 biaya total untuk operasi appendix kena berapa. Jawabannya masing2 ga memuaskan …! Masing2 cuma bisa kasih info biaya operasinya. Akhirnya nyoba2 tanya ke RSS Husada Utama (RSHU). Hmm…sejak pertama kali nelpon, aku bisa mengidentifikasi RS yang satu ini emang bener2 menerapkan service excellent. Operatornya baik, ramah dan bisa ngasih info dengan detail, biaya operasi keseluruhan, sampe berapa hari harus menginap. Sebenarnya sempet ‘ga berani’ mo rawat inap + operasi di sini, mengingat RS nya megah dan mewah banget, takut diusir gara2 ga kuat bayar ;P. Tapi karena bisa ditanggung sama kantor, dan deket banget sama Kos ku ..ya wes lah

 Lokasi RS

 

Kemudian aku nelpon dr. Didik (dulu dokter kantorku), lalu beliau bilang nanti aku akan dikonfirm sama Ibu Sandra, orang Marketingnya RSHU. Dan benerlah, Bu Sandra nelpon : "Selamat siang Ibu, saya dapat info ibu akan menggunakan fasilitas RS kami, ada yang bisa dibantu?" Pikirku : "Wow..baik banget". Kemudian aku jelasin aku sakit ini, dan mau pakai asuransi ini. Lalu beliau nanya2 tentang NO ID asuransi ku. Beliau bilang akan konfirmasi lagi. Sebentar kemudian aku ditelpon balik, dan mengatakan, bisa. Silakan datang ke RSHU kapan saja ibu mau, bahkan aku dipilihkan dokter bedah yang paling sesuai buat sakitku. Dokter bedah digestif.

 

Lobby RS yang lebih mirip hotel ;D

Tanggal 19 Juni 2008 : Masuk ke UGD,

 

disambut dengan ramah oleh dokter dan perawat2nya. Cek darah, cek urine, cek BAB, diperiksa kondisi tubuh keseluruhan. Dokter di UGD bilang : akan dicek dulu, apakah benar sakitku ini karena appendix ato karena yang lain, takutnya ada apa2 di perutku. Jadi keputusan operasi nunggu hasil lab. Mulai dipasanglah alat infus di tanganku, lalu aku dianter pake kursi roda ke kamar. Satu hal yang menarik, pas aku mo ke kamar , Bapak+ ibuku kan ikutan , dan bawa barang2 banyak. Mbak2 perawat bilang : "Ibu, kalo misalnya barang2nya ga bisa bawa, silakan ditinggal aja, biar nanti diantar sama Office boy kami" …Bagus banget service nya ..

Kebetulan aku dapet kamar kelas 2 di lantai 8, seharinya sekitar 250 ribu. Secara RS sebesar dan sebagus ini, harga itu lumayan murah lo. Dibandingin sama Graha Amerta ato RS Siloam yang mahal amir itu.

Udah gitu, dari kamar bisa liat viewnya kota Sby siang dan malem hari. Perawat2 disini ramah2 dan buaek2 smua.

20 Juni 2008

Jam 08.00 : masuk kamar operasi, dibius total dan diambillah si usus buntu yang membuat aku sakit berhari2 ;D. Kesan pertama masuk ruang operasi : deg2an, tapi aku pasrah, hidup dan mati ada di tangan Allah. Aku berdzikir dan mencoba untuk tenang

Jam 13.00 : Baru sadarkan diri, udah ada di ruang Pasca Operasi. Pusing , mual dan muntah2. Ditungguin sama seorang dokter jaga yang baik hati dan ramah.

Sementara itu : Ibu Bapakku bingung ga karuan , kok lama banget, dimana anakku ;D

Jam 14.00 : Dianter balik ke kamar , keluar ruang operasi. Ibuku bilang , dia liat ada tabung yang isinya kayak cacing coklat di dalamnya. Tabungnya ditaruh di bedku, di atas kepalaku. Kayaknya itu si usus buntu yang barusan diambil ;D

Rasanya perutku kaku dan sakit, dipake batuk sakit, pake duduk sakit, aku ga bisa kemana2 cuman bisa berbaring. Sholat sambil berbaring, wudhunya diwudhuin sama Ibu. Soale mo tayammum juga ga bisa nyentuh temboknya. Secara tangan dipasang inpus ;D

Sorenya temen kantorku jenguk : Mb Fery, Listy, Mb Ria, Tining, Mb Citra, Mb Nunu delele…termasuk Pak Manager dan Pak General Managerku Pak Eso…. (terharu…hehe). Makasih udah nyempetin dateng ya Pak, padahal aku cuman karyawan kontrak ;D

21 Juni 2008 :

Pagi : anak2 kos (Dyah, Khod, Zahro) dan Ummu Ibrohim datang njenguk. Surprisenya : Khod ngasih aku undangan nikahnya dia, akad nikah tanggal 28 juni 2008  huwaa gak sopaaan !! keduluan lagi ;P. Akhirnya di RS malah cekikikan gara2 bahas Khod ;D, sambil nahan perutku yang masih sakit ;P

Sore :adekku Maya , barengan Om + Lek Sih dan ga ketinggalan si Ndut Riza , dateng jenguk ngrameni2 ae Ndut ;D 

Malem : Nteen + Onyiz, Malah si Nteen gini : "Owalah nduk2, nyapo usus kok dibuntu2 barang , wes mbok dibolongi ae. Makane tah dijogo awake iku, ojo ngejar target terus, kerjo terus..bla bla bla…bla" Aku diceramahi sambil manggut2 …;D . Baik buuu. Udah gitu gini : "Dirimu boleh makan apa aja? mo tak bawain apa" aku bilang : "Ga usah repot2 tin" Nteen : "hmm…masa tak bawain kembang 7 rupa, dirimu mesti durung adus" wakaka….Dasaaaarr usil ! ;P

22 June  2008 : Budhe + Pakdhe dan sepupu kecilku yang centil dateng jenguk. Ika namanya…

23 June 2008 : Pagi hari dokter bedahku datang dan bilang : aku boleh pulang hari ini…Hurraay! Finally Im Free…;D. Sore hari, setelah ngurus2 administrasi dan biaya2 aku pulang. Hebatnya lagi : aku cuman nambah 400 ribu, dan semuanya dicover kantorku 16 jeti ;D (segitu ga akan bikin IM2 tutup kan ? hahaha ups)

Jazakumullahu khoir buat kerabat dan temen2 yang udah jenguk, yang udah sms dan doain aku…terima kasih tak terhingga buat ibu dan bapakku…Robbirhamhuma kamaa robbayanii soghiroo..Robbi auzi’nii an asykuro ni’matakallatii an’amta ‘alaiyya wa an a’mala shoolihan tardhohu wa adkhilnii birohmatika fii ‘ibaadikas shoolihiin Amiin …Semoga semua kebaikan Ibu Bapakku dibalas dengan surgaNya Allah amiin…

Allaahumma innii as alukal ‘aafiyah…sekarang alhamdulillah aku sudah sembuh..

June 16, 2008

Alhamdulillah..aku sakit…

Ternyata…si "batu karang" yang teguh dan kekeuh ini…kalah juga sama bakteri ciptaan Allah ;D

Hari Jumat 2 Minggu lalu, waktu bangun pagi..tiba2 perut sebelah kananku nyerii…pas sholat Shubuh akhirnya terpaksa nahan nyeri..lalu aku pake tidur lagi bentar..konsul2 ke tetangga kamar sebelah (yang kebetulan Dokter Muda)….nyampe di kantor dia sms "aku khawatir dirimu kena appendicitis"

Weks..apaan tuh? aku googling2 akhirnya ketemu = radang usus buntu…iks..

Kurang yakin sama temen DM ku , aku periksa ke dokter umum di kantor..lalu beliau bilang "bisa jadi appendicitis , bisa jadi gangguan pencernaan yang lain..bla bla bla.." dikasihlah aku resep obat dan disuruh istirahat. Ibu Dokternya bilang "Besok hari Sabtu & Minggu kan ga kerja, istirahat aja di rumah"…Hmm..istirahat..? OK2.. ;D. Ternyata eh ternyata…pancet aku ndableg dan ga istirahat.., Lha piye..wong Sabtu Minggu itu justru aktivitasku buanyak…belom lagi temen2 kantor yang sok usil nelpon "Bu Lembur ya..Bu tolong aktivasi ya…validasi ya"..PR Kuliah sak abrek, nyuci, nyetrika, aaaah…istirahat itu kayaknya ga mungkinn..hehe

Akibat ke’ndableg’an saya..akhirnya sakit saya kerasa lagi..Hari Rabu malem..pulang kuliah. Badanku demam, tenggorokan sakit, susah nelan maem, badanku lemes, mo makan tapi mual, panas banget rasanya badanku, blom lagi kepala rasanya berat dan kaya ditusuk2…Akhirnya ‘bolos’ kerja’…hehe…Nasib anak kos ya? aku di kos sendiri…ga ada yang ngurus…pas lagi laper, aku manggil2 orang jualan yang lewat depan rumah malah ga denger…yaaaa…suara mana ga bisa kenceng lagi..akhirnya cuman makan sama nasi + goreng telur sendiri di dapur…iks…iks….Ibuuuuk!! (kangen ibukku…huwaaa..huwaaa)

Sampe Kamis malem…aku masih lemes..trus karena di kosan merana dewean…akhirnya Jumat aku nekat masuk kerja…hehe…blom setengah hari wes KO lagi…akhirnya pulang ;D…di kosan berbaring sambil nangis dwan…(Ya Allah ampuni dosa2ku…iks)

Akhirnya ..karena udah ga tahan..malemnya aku periksa ke Poli Interna di RS Siloam..ketemu sama Internist-nya..Prof Yuwono…ditanya keluhannya apa mbak…aku jawab ..bla bla bla..lalu diperiksa suhu tubuh, diketok2 perutku…sama dicek pake stetoskop…Udah..aku disuruh balik

Pikirku ‘weee tadi aku kok ndak nanya aku sakit apa?’, dokter itu juga kok dieeem ae, ga ngasih wejangan apa kek..ga ngasih tau apa keek…Iks..iks padahal bayare muahaaal…periksa doank 135rb, obatnya 189ribu…Waah..ini dokter kurang punya "interpersonal approach" gitu kata temen2ku Kedokteran ;D

ya wes lah aku minum ae obat e ..yang ternyata (kata temen2ku Farmasi) iku adalah Antibiotik sama Anti Nyeri..(tapi yang kualitasnya bagus)..halah…tapi kok perutku masih ga enak ya…badan juga masih lemes…iks iks

Akhirnya paginya aku ditelpon Dokter Kantorku…beliau bilang, aku disuruh dateng ke RSnya mo di USG, sekalian biar tau ada apa dengan perutku…Yo wes, Sabtu pagi aku dianter Mb Fery ke RS Adiguna, di USG ;D (blom hamil wes USG ..xixixi). Kenalan sama dr. Hajar Aryani Sp.Rad (Spesialis Radiologi), lalu mulailah perutku diubek2 sama USG itu…(gelii+ sakit rasanya)…Fotonya jadinya kaya gini

App Kronis = Appendicitis Kronis alias radang usus buntu yang udah lama..tapi ga dirasa (saking ndableg e aku ;D)…Akhirnya diceritain macem2 sama dr Hajar, ini karena infeksi bakteri mbak, kalo misalnya imun tubuhnya lagi lemah, dia bisa sakit lagi, ato bisa juga kambuh gara2 ada kuman masuk…bla bla bla. Dibuatkanlah surat rujukan untuk operasi :_( huwaaa…serem banget sih.. Aku nanya kalo ga operasi gimana dok? "ya gpp tapi harus minum obat terus, obatnya yang bagus, dan ga boleh makan sembarangan, harus kuat terus kekebalan tubuhnya, operasi nya kecil kok. paling disayat beberapa cm, dan ga akan membekas..daripada nanti kalo perforasi (pecah dan bernanah) itu malah bahaya"…

Aduuuh makin serem aja…iks iks..

Ya Allah, semoga sakit ini adalah penghapus dosa2ku…ampuni aku…

Sekarang aku merasa ..diriku begitu lemah ..kadang2 malem susah tidur gara takut ini perutku bermasalah..iks…Tapi aku ingin sembuh!!..Hanya saja, sekarang harus banyak istirahat dan ga boleh banyak mikir….(sementara ini ga ‘ngluyur’ dan ‘iseng2′ dulu ;D). Dengerin ta’lim di rumah, baca buku di rumah…Doakan aku yaa hehe Amiin

Wes kah..

June 5, 2008

Hypno Birthing ..

Diantara alasan, saya sangat suka membaca buku : buku membuat kita tahu, cara berpikir orang lain (penulisnya)..yang kadang2 tidak pernah terbersit sedikitpun dalam benak kita…dan buku membawa banyak perubahan dalam hidup saya….

Ditemukan : ketika iseng jalan2 ke Book Fair di Gramedia Expo, dan nyasar ke rak buku Parenting ;P

Judul : HypnoBirthing The Mongan Method….

Pengarang : Marie F. Mongan, M.Ed, M.Hy

Penerbit : Bhuana Ilmu Populer

Harga : Rp 56.000

Hehe…

Sebelum membaca buku ini, berikut ini adalah keadaan saya dan pikiran saya :

Sempat ‘protes’ pada Allah, karena diciptakan jadi wanita. Hiks, bayangin aja, tiap bulan harus merasakan sakitnya dismenore (nyeri haid) sampai hampir pingsan. Kemudian, setelah menikah, ditakdirkan menjadi ibu. Yang nantinya harus melahirkan anak2nya. Saya sangat amat menyukai anak kecil (apalagi yang ndut , lucu , ginuk2 ;D) , tapi kalo masalah melahirkan? Huwaa….tunggu dulu!

Orang2 di sekitar saya, yang kebanyakan ibu2 di kantor dan sudah punya banyak anak. Mostly bilang : melahirkan itu amat sangat menyakitkan! Atau minimalnya bilang : melahirkan itu sakit. Sejauh hasil sharing dengan mereka2, cuma Mbak Ririn yang bilang kalo dia melahirkan dengan mudah. Bahkan cerita Mbak Fitri bikin merinding : "Aku sudah sampe pada pembukaan 10, tapi si bayi belum juga mau keluar. Pas kepalanya mo keluar, aku mengejan. Tapi karena ga kuat, akhirnya kepalanya masuk lagi. Sampe 12 jam, dalam kondisi yang menyakitkan. Akhirnya operasi cesar jadi pilihan, rasanya sakit. Tenagaku habis". Lalu pas jenguk Pika habis melahirkan , aku nanya : "Gimana rasanya Pik? sakit ngga?", dia bilang :"Iya, sakit. Berkali2 lipat sakitnya dilepen (basa Jawanya dismenore)". ..huwaaa…..atuut…emoooh!

Akhirnya…..dari ‘keisengan’ liat2 buku, mata saya tertuju pada buku yang unik : Hypno Birthing..melahirkan dengan aman, nyaman dan tanpa rasa sakit…What?? Mana mungkiin? Saya penasaran, dan menyimpan judul buku + pengarang + penerbitnya dalam ingatan saya…(Soale pas Book Fair udah beli 2 buku, jadi baru bisa beli bulan depannya ;D).

Begini ringkasannya :

Buku ini ditulis oleh Marie F. Mongan, seorang wanita Amerika. M.Ed, M.Hy : artinya beliau adalah Master Pendidikan (Education) dan Master Hypno. Dan buku ini adalah sebuah hasil "perjalanan hidup" beliau menjadi seorang Ibu. Waktu itu (tahun 90an) kondisi wanita2 di Amerika, sama seperti saya. Sangat takut melahirkan, karena banyak mendengar cerita2 ‘mengerikan’ tentang melahirkan. Hampir tidak ada wanita yang "berani" melahirkan dengan normal. Selalunya, ketika wanita melahirkan. Dia akan dibawa ke rumah sakit, mengejan dengan keras, keringatan, atau bahkan menjerit2 histeris (saking sakitnya). Ujung-ujungnya , dia akan dipegangi perawat, tangan dan kakinya. Lalu diberi bermacam2 obat bius untuk meredakan sakitnya. Sampe akhirnya, anaknya lahir dan si ibu dalam keadaan tidak sadar. Tahu2 si bayi sudah di ruang bayi. Ibu Marie F Mongan, tidak pernah ingin hal ini terjadi pada diri beliau. Tapi, ketika beliau akan melahirkan dan mengatakan pada dokter, bahwa dia bisa melahirkan normal dan tanpa obat. Dokter tidak pernah percaya. Ujung2 nya selalu saja dibius. Beliau tidak menyerah…Sampai akhirnya beliau mempelajari literatur2 kedokteran, yang membahas masalah kehamilan dan melahirkan. Kemudian beliau menciptakan metode yang akhirnya diberi nama HypnoBirthing ini.

Dalam buku ini, kita akan diberi sebuah "kesadaran" bahwa wanita itu sebenarnya diciptakan dengan semua perbekalan yang sempurna untuk menjadi ibu, mulai dari kehamilan, melahirkan sampai menyusui. Dan bukan cuma itu, buku ini akan membuka pikiran kita, bahwa melahirkan adalah sebuah proses yang alami, semua wanita pasti bisa. Meskipun tanpa bantuan obat2an, dan tanpa rasa sakit. Dikatakan disini bahwa rasa sakit sebenarnya ditimbulkan oleh rasa takut kita sendiri. Ketika kita takut - otot menegang - rasa sakit timbul - tubuh tidak bisa mengeluarkan hormon endorfin (hormon untuk menenangkan diri kita).

Bukan cuma itu, di buku ini diajarkan bagaimana dan apa yang harus kita siapkan ketika kita hamil sampe melahirkan. Paling penting menyiapkan pikiran dan jiwa kita, bahwa kita akan menjadi ibu. Menjadi seorang yang "terpilih" untuk kehidupan manusia baru. Kita juga akan diajari teknik2, pernafasan dan relaksasi, senam hamil. Melakukan kegiatan sehari2 yang menyenangkan, meskipun sedang hamil.

Bukan cuman untuk ibu saja, seseorang yang akan menjadi pendamping persalinan kita (suami , ibu kita, atau siapa yang kita inginkan mendampingi saat kita melahirkan) harus membaca buku ini. Karena seorang pendamping persalinan adalah ‘tokoh penting’, yang bisa menjadi motivator kita, penenang kita. Dan dia nanti juga akan terlibat dalam aktivitas2 kehamilan kita, misalnya memberi pijatan ringan di pundak ibu hamil, agar dia relax.

Pada akhirnya…bukan cuma kita yang akan senang  dengan metode ini, tapi suami (jika kita memilih dia jadi pendamping persalinan), juga akan merasakan kebanggaan menjadi seorang ayah dan suami. Dan bayi yang kita lahirkan, akan memiliki kondisi psikologis yang sehat dan senang. Karena dia dilahirkan dengan lembut dan penuh kasih sayang oleh ibunya. Tanpa rasa sakit, dan tanpa obat2an kimia (yang mungkin berbahaya). Karena, melahirkan dengan alami memungkinkan kita langsung menyentuh , mendekap dan menyusui bayi kita ketika dia baru dilahirkan. Momen mana lagi yang lebih membahagiakan daripada itu?? Huwaaa…terharu..hiks hiks

Pokonya ini adalah buku "THE MUST HAVE" ..dan kayaknya ga akan cukup menulis semua isi buku ini dalam satu postingan saja..(ratusan lembar bow..hehe)

Keadaan saya dan pikiran saya setelah membaca buku ini : amat sangat senang dan bersemangat..! Bangga diciptakan oleh Allah sebagai wanita dan nantinya ditakdirkan sebagai ibu (insyaAllah). Saya mengatakan pada diri saya sendiri , bahwa saya tidak takut melahirkan! Saya bisa mewujudkan cita2 saya menjadi wanita yang disebutkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam : nikahilah wanita2 yang al waduud (penyayang) dan al waluud (subur : punya banyak anak). Amiiin…

Jadi? tunggu apa lagi? baca dunk baca… (Sory ga nawarin punyaku, soale udah banyak yang antri mo pinjem ;P)

situs referensi : http://www.hypnobirthing.com/

**ditulis setelah sumpek seharian mengerjakan tugas2 kantor yang seabrek ..ba’da maghrib ..hehe**

May 13, 2008

Hyperhidrosis bukan lemah jantung…

Filed under: Kesehatan...

Sejak masih kecil dulu…telapak tangan dan kakiku emang selalu banyak berkeringat…

Kalo lagi upacara bendera, posisi istirahat di tempat (dengerin ceramah upacara) dan tiba2 temen di belakangku nyeletuk "walah banjir", itu artinya tanganku lagi banyak berkeringat sampe netes2 ..hehe… Ato kalo lagi jalan2 keluar sama temen2 cewekku dan mereka ga mau kugandeng tangannya mereka pasti bilang "iiih emooh, tanganmu basah" hehe….

Emang bener…! tangan dan kakiku bisa dibilang penghasil keringat yang super buanyak! Bisa sampe segelas kali kalo ditadahi hihi..

Orang2 yang ga tau akan bilang gini :’wah mbak, tangannya keringetan, jantung lemah tuh!’..huuh..! masa aku dibilang jantung lemah? wong lari keliling sawojajar pas tes masuk aja aku nomor 1 , udah gitu kalo paskib latihan fisiknya bukan main aja kuat, sabtu minggu biasa lari2 muterin skul-danau kerinci-sawojajar juga kuat, apalagi mau adu berenang sama aku? sini tak balap! weks…! masa gitu dibilang jantung lemah…ga terima aku yee…

akhirnya saking ga maunya dibilang jantung lemah, suatu ketika aku nemu artikel di J**a Pos , waktu itu lagi bahas all about Hyperhidrosis…alias kelebihan kelenjar keringat…Naah loo..bukan jantung lemah ..tapi kelebihan kelenjar keringat…dan alhamdulillah cuman di tangan n kaki doank..

Dulu pas kecil, ibuku malah aneh2…gara2 saking takutnya tentang ‘kelainan’ku ini, aku pernah beberapa minggu disuruh makan bawang ‘banci’ (ditelen mentah2..duuh baunya ga uenaak), udah gitu suruh makan pala yang udah digerus segala (paaiiiit amiir rasanya)…akhirnya aku ogah..wong ga sembuh2 juga…

Blom lagi ketakutan orang2..katanya kalo yang punya hyperhidrosis kaya aku gini..susah dapet kerja lah, ga bisa berurusan dengan komputer lah, ga bakalan lulus tes kesehatan lah…buktinya?? bisa2 aja asal kita pinter …weee..

Hyperhidrosis, kaya yang aku alami ini, artinya ada kelebihan kelenjar penghasil keringat yang kita punya..dan umumnya ada di area2 tertentu : tangan, kaki, ketiak, bahkan yang parah bisa sekujur tubuh. Kalo misalnya orang normal hanya menghasilkan keringat 1ml per detik, bisa diibaratkan orang hyperhidrosis menghasilkan 6ml per detiknya…

Kata Dokter Dr. Anna Ulfah Rahayoe, SpJP   : Pada orang- orang yang mengalami hyperhidrosis, stimulasi saraf otonom terhadap kelenjar keringat berlebihan, sehingga keringat mengucur di telapak tangan/kaki atau ketiak. Mungkin inilah yang terjadi pada diri anda. Jangan panik, ada sekitar tiga juta orang di Amerika yang mengalami hal seperti anda.

Cara mengatasi masalah ini ada beberapa anjuran: oleskan cairan drysol pada bagian tubuh yang mengalami keringat berlebihan, minum ramuan China, teh sage, obat golongan beta-blocker, anticholenergic, atau injeksi Botox. Yang cukup banyak dikerjakan untuk terapi permanent adalah: bedah EST (Endoscopic Thoracic Sympathectomy).

Klo mo tau lebih banyak ada disini : http://en.wikipedia.org/wiki/Hyperhidrosis

Gara2 punya hyperhidrosis ini aku paling males disuruh bikin kerajinan tangan, menjahit, dsb…abisnya baru megang alatnya bentar aja..tanganku wes mbrebes mili…Dan paling sedih kalo masa2 ujian, harus persiapan extra..!Kalo anak2 lain nyiapin pensil+setip, aku malah harus bawa sapu tangan, kertas kosong buat alas tanganku, sama tisu yang banyak…Fiuuuh! Sabaar….! Blom lagi kalo ada jawaban ujian yang salah dan harus dihapus…harus extra hati2..takut kertasnya sobek, palaagi kalo kena keringatku…hiks hiks…. (sejak SD-STM sampe tes kerja juga kaya gitu). Hehe…mo gimana lagi? Alhamdulillah anggota tubuhku yang lain sehat semua…

May 3, 2008

telur palsu ?…

Filed under: Kesehatan...

Makanan Palsu China Menjadi Sorotan di Korea
Anda sulit membedakan keasliannya!

(foto diambil oleh seorang Pakar telur Indonesia yang membeli telur palsu ini di kereta , telur palsu rebus ini sudah dijual di kereta2 oleh pedagang2 asongan dengan harga 500 / butir..masyaAllah)

Seorang pekerja tidur di atas krat-krat telur di sebuah pasar grosiran di
Beijing , China . Beberapa media utama di Korea telah memberitakan proses
pembuatan telur-telur tiruan di China , yang mana telah menggemparkan dan
menyebabkan
kekhawatiran besar di antara penduduk Korea. Baru-baru ini, produk-produk tiruan
China telah menjadi sorotan di Korea . Beberapa media arus utama Korea telah
memberitakan proses pembuatan telur-telur tiruan di China , yang telah
menggemparkan dan menyebabkan kekhawatiran besar di antara penduduk Korea .

Pada 1-2 September lalu, Munhwa Broadcasting Corporation (MBC) menayangkan
sebuah dokumenter berjudul, "Hidup tanpa produk-produk buatan China". Acara
tersebut menelusuri kehidupan tiga keluarga di Korea Selatan , AS , dan
Jepang yang menolak menggunakan produk-produk buatan China . Tayangan ini juga
berbicara mengenai telur-telur buatan yang merajalela di China, acara ini telah
menarik perhatian publik Korea .

Menyusul acara tersebut, koran nomor satu Korea, Chosun Ilbo, telah
menerbitkan sebuah artikel berjudul "MBC Special mengekspos telur-telur tiruan
buatan China," melaporkan secara rinci bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat.
Dong-A Ilbo, koran Korea lainnya, pada 14 Agustus 2007 juga telah menerbitkan
sebuah laporan berjudul "Telur-telur buatan dari China dibuat dari bahan-bahan
kimia telah muncul di pasaran".

Se-persepuluh harga menurut laporan dari Chosun Ilbo, karena peningkatan tajam
harga-harga makanan di China, telur-telur buatan, yang dibuat hanya dari
bahan kimia tanpa bahan alami, telah muncul di Kota Zhengzhou, Provinsi
Henan. Mr. Wang, yang menjalankan sebuah perusahaan yang membuat bahan
tambahan makanan, menjelaskan bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat. "’Putih
telur’ dibuat dengan melarutkan sodium alginate dalam air. Larutan tersebut
akan terlihat seperti cairan bening yang kental dan sulit membedakannya dengan
putih telur yang sebenarnya.

"’Kuning telur’ dibuat dengan menyekop suatu carian dengan pigmen kuning dan
memadatkan serokan cairan tersebut ke dalam larutan kalsium klorida. Akhirnya,
‘putih telur’ dan ‘kuning telur’ dibungkus ke dalam ‘kulit telur’ yang dibuat
dari kalsium karbonat. "Jika ditambahkan tepung kanji atau bubuk kuning telur
pada ‘kuning telur’ tersebut, tekstur dari sebuah telur buatan setelah dimasak
hamper identik dengan telur yang sebenarnya. Wang mengatakan hanya
menghabiskan 0,55 yuan (0,07 dolar AS) untuk membuat lebih dari 2 butir telur,
kurang dari sepersepuluh harga telur yang sebenarnya di pasaran (0,8 dolar
AS). Bahan utama dalam telur-telur buatan tersebut adalah bahan tambahan
makanan, getah damar, kanji, pengeras, dan pigmen-pigmen. Konsumsi yang
berlebihan atas bahan-bahan tersebut akan merusak perut dan menyebabkan
gejala-gejala seperti kehilangan ingatan dan keterlambatan mental, dll.

Korea Dikecewakan :
Dokumenter khusus dan laporan berita tersebut telah menuai perhatian dan
kegemparan di tengah penduduk Korea . Banyak orang Korea menyatakan bahwa
meskipun produk-produk buatan China seperti pakaian, elektronik, dan
lain-lainnya terbilang murah dan telah membawa kenyamanan bagi hidup mereka,
kualitas dan keamanannya sungguh mengkhawatirkan.
Belum lama ini, berbagai mainan buatan China telah ditarik dari rak-rak
supermarket karena cat pada mainan tersebut mengandung sejumlah logam berat
yang sangat tinggi dan dapat mengancam keselamatan anak-anak.

Kursus Membuat Telur Buatan Diiklankan Secara Online di China Fakta telur buatan
bukanlah hal baru di China . Kursus-kursus latihan untuk "membuat telur
buatan" tersebar luas di Beijing, Provinsi Henan , Shandong , Hebei dan
Guangdong. Seorang wartawan Epoch Times telah melakukan pencarian di Internet
dan menemukan banyak iklan seperti itu. Kelas-kelas dilakukan dari satu sampai
dua hari dan biayanya berkisar antara 300 sampai 800 yuan (40-100 dolar AS).
Sebuah pusat latihan tertentu di Kota Shangqiu mengajarkan teknik pembuatan
telur buatan dan memberikan cetakan gratis dalam kursus tersebut. Pusat
latihan tersebut menjamin bahwa "Anda sulit dapat membedakan bentuk dan rasa
antara
produk kami dengan telur yang sebenarnya."
Baca liputan tentang Kursus Membuat Telur ini di sini:
http://www.erabaru.or.id/k_23_ art_76.html

Apa Makanan Asli di China?
Sebuah pusat riset yang bermarkas di Fengtai, Beijing , menyatakan bahwa
"Perusahaan kami telah menyebarkan teknologi pembuatan telur buatan. Kami
telah melatih lebih dari 70 ribu siswa di lebih dari 20 provinsi di dalam
negeri. Kami juga menyediakan teknologi untuk membuat "anggur buatan," daging
ayam dan daging sapi buatan," dan "membuat permen beraroma hawthorn (sejenis
buah Berry berwarna merah) tanpa menggunakan buah hawthorn." Menyusul
membanjirnya laporan tentang kualitas produk-produk buatan China baru-baru
ini, beberapa warga Korea berseru, "Lalu apa yang dapat kalian makan di dan
penipuan, karenanya membuat kepanikan di tengah konsumen." Oleh Cui Yingshu,
The Epoch Times, 11 Sep 2007 http://en.epochtime s.com/news/7-9-11/59598. html

Bagaimana Membuat Telur Dari Guangzhou
Untuk membuat telur putih, beberapa jenis bahan, termasuk semacam bubuk dan
tawas, dicampurkan - EAST WEEK ‘Kuning telur’ dibentuk pada cetakan. ‘Air
ajaib’ mengandung kalsium khlorida juga digunakan - EAST WEEK Selaput Keras
dibentuk dengan menuangkan parafin dan sejenis cairan pada telur lalu didiamkan
untuk kering - EAST WEEK(Erabaru.or. id) - Penggerebekan baru-baru ini di
sebuah pusat grosir kota Guangzhou, ibu kota provinsi Guangdong, ditemukan
sejumlah besar telur palsu. Harga grosir telur palsu adalah 0,15 yuan (0,03
Dollar Singapura) per butir setengah harga dari telur asli. Konsumen sangat
sulit membedakan telur asli dan telur palsu. Ini adalah berita bagus bagi para
pengusaha nakal yang bahkan mengeluarkan tidak kurang 150 dolar Singapura
untuk mengikuti kursus tiga hari cara memproduksi telur buatan. Seorang
wartawan dari Majalah East Week dari Hong Kong mengikuti salah satu kursus
tersebut.

Untuk menciptakan telur putih, instruktor - seorang wanita berusia 20 tahunan
menggunakan sejenis ramuan seperti agar-agar, bubuk yang tidak diketahui
jenisnya, asam benzoid, bahan pengentalan dan bahkan tawas yang biasa digunakan
untuk pengolah industri.
Untuk menciptakan kuning telur, bubuk berwarna kuning jeruk dicampur ke dalam
air dan diaduk. Cairan itu kemudian dituangkan ke dalam cetakan plastic yang
berbentuk bulat dan dicampur dengan apa yang disebut ‘air ajaib,’ yang
mengandung kalsium khlorida. Ini akan membuat selaput tipis di luar ‘kuning
telur,’ yang akan mengikatnya dengan kuat. Lalu telur tersebut dibentuk
dengan sebuah cetakan. Tidak lupa kulit telur juga dibuat. Parafin dan sejenis
cairan putih yang tidak ketahui jenisnya dituang ke dalam telur palsu itu,
lalu didiamkan untuk kering. Telur buatan ini dapat dijemur dengan sinar
matahari atau dikukus. Meskipun muncul gelembung-gelumbung dari telur putih,
orang yang mencicipi
Mengatakan bahwa rasa telur palsu ini sangat mirip dengan telur asli. Tetapi
para ahli memperingatkan akan bahaya mengkonsumsi telur palsu ini. Tidak hanya
telur-telur palsu itu tidak mengandung nutrisi apapun, Seorang profesor
Universitas China Hong Kong memperingatkan bahwa mengkonsumsi tawas dalam waktu
lama dapat mengakibatkan penyakit dementia (penyakit mental yang serius yang
dapat mempengaruhi kemampuan berpikir, mengingat dan bertingkah laku normal).

January 2, 2008

JPS, benarkah cuman buat orang miskin?…

JPS = Jaring Pengaman Sosial , kalo yang blom tau itu semacam dana kesehatan, jatah dari pemerintah untuk rakyat yang bener2 miskin, bisa juga berupa Askeskin..dsb

JPS bukan JSP loh ya..kikiki…

Hmmm…ini sekedar uneg2 dari seseorang yang ga bisa melakukan apa2 kaya aku…berawal dari chat dengan temen..

tri_agust: jeng..
een nn: yup
tri_agust: wingi tak sms kok gagal terus?
tri_agust: lapo ae?
een nn: oo
een nn: hpku mati paling
tri_agust: walah…
tri_agust: sory jeng…
tri_agust: eh, aku maw nanya, duwe kenalan arek seng kerjo nang karang menjangan a?
tri_agust: nang rumah sakit.
een nn: oo
een nn: ono koncoku
een nn: durung kerjo sih
een nn: sik DM
een nn: Dokter Muda
tri_agust: kiro2 iso nggak mengusahakan mempercepat operasi?
tri_agust: onok tonggoku nggae JPS, jarene lek nggawe JPS nunggu suwe
tri_agust: maksudnya tidak segera diproses ngunu looo
een nn: yok opo yo..
een nn: koncoku saiki nang anestesi se
een nn: ruang Operasi ne
een nn: tapi aku g ruh iso dipercepat po ra
een nn: masalahe emang sing ngantri akeh jeng
tri_agust: ooo ngunu yooo
een nn: secara RS rujukan wilayah timur
tri_agust: sakno wonge iku jeng
tri_agust: orang desa n tak punya…
tri_agust: iyo, wingi koncoku yo ngomong ngunu’
een nn: makane kuwi
tri_agust: peh, lha lek ngentenine sampe 1-2 bulan lak yoo lumayan biaya hidupe yo
een nn: cek suwene?
een nn: loro opo wonge tin?
een nn: ngunu ku tergantung kasuse pisan
een nn: lek misale kasus e urgent
tri_agust: rekan-rekan tetangga kasurnya juga gitu katanya…
een nn: butuh segera operasi
een nn: biasane langsung
tri_agust: tumor celebruti..
tri_agust: if i’m not mistaken
een nn: what?
tri_agust: yup..
tri_agust: matanya udah nggak bisa ngeliat jeng
een nn: lek pengen cepet nang RKZ
een nn: tapi muahaaaaaaaaaaaal
tri_agust: biayanya???
een nn: lek awakmu kreatip
tri_agust: piye?
een nn: kumpulno uang dari temen2mu kuliah
een nn: sing sugih
een nn: sing sugih2
een nn: jaluken sumbangan
een nn: secara dirimu kan terkenal
een nn: koncomu kan akeh
tri_agust: takokno po’o jeng, kira2 sampe berapa kalo do rkz…
een nn: lek biasane nang kantorku ngono
een nn: yaa ga eruh jeng
tri_agust: atau di rs dr sutomo tapi yang bisa dipercepat…
een nn: liat2 kasus nya
tri_agust: yaa…. kira2 tumor celebruti, mata udah buta, khawatir berpengaruh ke telinga
tri_agust: soalnya kalo nggak cepet, tetangga kamarnya sekarang udah tuli juga, dengan kasus yang hampir sama
een nn: lha yo makane kuwi
een nn: lek operasi2 ngunu
een nn: berkisar 7 jutaan
een nn: paling loo
tri_agust: ok ok
tri_agust: yo mek takokno nang koncomu seng DM iku yo jeng…
tri_agust: kira2 habis brapa…
tri_agust: aku tak nyoba cara kreatif yang kmu bilang tadi.
een nn: woo lek biaya2 yo durung eruh areke tin
een nn: yup
een nn: iku tonggomu Tulung Agung?
een nn: duwe profile e ga?
tri_agust: yup.
tri_agust: walah, lek profile iku mene tak jupukno foto2 omahe nang omah ae yooo…
tri_agust: sekarang orangnya di rumah sakit.
een nn: lha yo ngunu ae
tri_agust: yup….
een nn: d kantorku ono SKI ne
een nn: organisasi keislaman
tri_agust: tani n buruh tani jeng pengaeane
een nn: biasane lek jaluk sumbangan nang nggonku
een nn: oleh
een nn: tapi kudu jelas dhisik kasuse e
tri_agust: betulkah???
een nn: iyoo
tri_agust: oke2
een nn: engko lek wes oleh profile
tri_agust: tak usahakan cari info sedetail mungkin
een nn: tak jajal jaluk nang wong2
een nn: lek dhuwit KAS e akeh
een nn: biasane di ke’i
een nn: 5 jutaan kan lumayan jeng
tri_agust: suwun bantuane yo jeng…
een nn: yup
tri_agust: lumayan???  banget donk…
een nn: makane
een nn: cepetaaaan
tri_agust: iyo2 iki aku tak mulih disik yooo

Hmm…..itu baru satu orang aja yang mengalami kasus kaya gini..sementara yang aku tau (dapet cerita dari temen2 DM ku)…ada ratusan orang sakit yang ga mampu yang dateng setiap harinya ke RSUD Dr Soetomo…Kalo pengen tau sendiri sekali2 ke sono..dan perhatikan di loket antrian masuk2nya…ruaamee banget , kaya di stasiun kereta kalo lagi pulang mudik…

Padahal temenku bilang, dana pemerintah untuk JPS akan dibatasi …!! karena pemerintah udah tekor!..

Tapiii…ironisnya, sekarang ini banyak juga orang yang tega2nya "memanfaatkan" kebaikan pemerintah, dan "memanfaatkan" keadaan, banyak juga orang2 yang ternyata mampu dari segi ekonomi, tapi ngambil JPS juga…..(and this is real, bukan cuman bualan).

Ato dengan kata lain, jatahnya yang buat orang2 ga mampu, ternyata "diambil" juga sama orang2 yang ga berhak?!! Cuman dengan selembar surat keterangan "tidak mampu" dari RT / RW dan Lurah setempat..!!

Jadiii….? Simpulkan saja sendiri..

August 23, 2007

PENTINGNYA PEMERIKSAAN TORCH BAGI IBU HAMIL

Filed under: Kesehatan...

Hari ini Rika sms aku , she said :"Jeng..ini sekedar sharing aja, nanti kalo anti hamil  better lakukan pemeriksaan torch"…

Mungkin Rika ga ingin nannti aku mengalami kejadian kaya dia…jazakillah khoir ya … akhirnya aku googling…and found this…

Apakah pemeriksaan TORCH itu ?

Pemeriksaan TORCH adalah pemeriksaan yang bertujuan untuk mendeteksi infeksi TORCH, yang disebabkan oleh parasit TOxoplasma, virus Rubella, Cytomegalovirus (CMV) dan virus Herpes. Cara mengetahui infeksi TORCH adalah dengan mendeteksi adanya antibodi dalam darah pasien, yaitu dengan pemeriksaan : Anti-Toxoplasma IgM dan Anti-Toxoplasma IgG (untuk mendeteksi infeksi Toxoplasma) Anti-Rubella IgM dan Anti-Rubella IgG (Untuk mendeteksi infeksi Rubella) Anti-CMV IgM dan Anti-CMV IgG (untuk mendeteksi infeksi Cytomegalovirus) Anti-HSV2 IgM dan Anti-HSV2 IgG (untuk mendeteksi infeksi virus Herpes) Infeksi toksoplasma dan CMV dapat dapat bersifat laten tetapi yang berbahaya adalah infeksi primer (infeksi yang baru pertama terjadi di saat kehamilan, terutama pada trimester pertama). Jadi, bila hasil pemeriksaan (yang dilakukan saat hamil) positif maka perlu dilihat lebih lanjut apakah infeksi baru terjadi atau telah lama berlangsung. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan : Aviditas Anti-Toxoplasma IgG Aviditas Anti-CMV IgG

 

Mengapa Ibu Hamil Perlu Melakukan Pemeriksaan TORCH ?

Infeksi TORCH yang terjadi pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur, dan dapat juga menyebabkan kelainan pada janin yang dikandungnya. Kelainan yang muncul dapat bersifat ringan atau berat, kadang-kadang baru timbul gejala setelah remaja. Kelainan yang muncul dapat berupa : kerusakan mata (radang mata) ,kerusakan telinga (tuli) ,kerusakan jantung ,gangguan pertumbuhan ,gangguan saraf pusat kerusakan otak (radang otak) ,keterbelakangan mental pembesaran hati dan limpa

Pada umumnya, infeksi TORCH yang terjadi pada ibu hamil tidak bergejala sehingga untuk mendiagnosis adanya infeksi TORCH diperlukan pemeriksaan laboratorium

 

Siapa & kapan perlu melakukan pemeriksaan TORCH ?

Wanita yang akan hamil atau merencanakan segera hamil Wanita yang baru/sedang hamil bila hasil sebelumnya negatif atau belum diperiksa, idealnya dipantau setiap 3 bulan sekali Bayi baru lahir yang ibunya terinfeksi pada saat hamil

PANEL TORCH

Anti-Toxoplasma IgM

Anti-Toxoplasma IgG

Anti-Rubella IgM

Anti-Rubella IgG

Anti-CMV IgM

Anti-CMV IgG

Anti HSV2 IgM

Anti HSV2 IgG

Bayi yang lahir sehat tanpa cacat merupakan idaman semua ibu hamil. Karena itu, ibu hamil harus merawat kehamilannya sejak dini dengan memeriksakan diri secara teratur ke dokter, menjaga kebersihan dan mengkonsumsi makanan bergizi. Disamping itu, melakukan pemeriksaan laboratorium sebelum dan selama kehamilan juga sangat penting.

http://www.prodia.co.id/info_terkini/isi_torch2005.html

July 16, 2007

Miopi dan wortel

Filed under: Kesehatan...

TERNYATA WORTEL TAK BISA "MENYEMBUHKAN" MATA MINUS, Ternyata itu cuma mitos. Termasuk juga pendapat yang mengatakan memakai kacamata terus-terusan akan membuat minus bertambah banyak.

Menurut penelitian ilmiah, wortel memang mengandung banyak vitamin A, tapi kesalahan sistem optik pada mata tidak bisa diperbaiki dengan vitamin A. Ibarat kamera yang lensanya sudah tidak fokus. Film dari merek berkualitas pun akan merekam gambar yang buram jika lensanya tidak sempurna. Dijelaskan dr. Hadi Prakoso W., Sp.M., "Orang menganggap vitamin A berperan dalam fungsi penglihatan manusia, tapi sebenarnya vitamin A lebih banyak berperan pada metabolisme sel-sel saraf yang ada di retina. Jadi, banyak makan wortel pun tak dapat mencegah jumlah minus, plus, atau silinder lensa kacamata anak," ujar optalmologis dari Jakarta Eye Centre ini.

Ada juga anggapan yang mengatakan kacamata jangan terus-terusan dipakai karena malah akan menambah minus. Menurut Hadi, pendapat itu juga tidak logis. Sama dengan anggapan kalau kacamata harus selalu dipakai agar minusnya tak bertambah parah.

Ia menjelaskan, perkembangan ukuran bola mata sama seperti perkembangan tubuh manusia. Lihat saja ukuran bola mata bayi yang lebih kecil ketimbang ukuran bola mata orang dewasa. Hal ini berarti dari masa bayi hingga masa dewasa sebetulnya terjadi perkembangan pada ukuran atau dimensi bola mata. Pada 2 tahun pertama yang sangat berkembang adalah sistem optik di bagian depan mata (segmen depan), yaitu sebesar 60%. Setelah usia 2 tahun seg- men depan masih berkembang tapi sudah tidak begitu pesat.

Segmen belakang, lanjut Hadi, akan tumbuh pesat saat usia anak berkisar antara 4 sampai 15 tahun yang kemudian melambat dan berhenti di sekitar usia 18 tahun. Saat itu, bagian belakang bola mata dimana retina berada makin lama makin panjang sesuai dengan pertambahan usia. Jadi, kalau minus pada mata anak bertambah besar, itu karena jarak retina ke lensa makin panjang sehingga minusnya pun akan bertambah besar. Dengan begitu penambahan minus pada usia pertumbuhan terjadi secara alami. Nah, kondisi miopia rabun jauh yang parah dapat terlihat melalui USG yang memperlihatkan segmen belakang bola mata yang sangat memanjang. "Jelas, kan, pertambahan minus sebenarnya tidak bisa dicegah. Banyak orang tua yang datang meminta kiat mencegah bertambahnya minus pada anak. Ya… itu tidak mungkin kecuali kalau anaknya dibonsai," kelakar Hadi.

MENGENAL ORGAN MATA

ORGAN MATA bisa diibaratkan kamera. Bola mata yang terdiri atas kornea mata dan lensa mata merupakan bagian sistem optik yang cara kerjanya sama dengan sistem optik di kamera. Sementara retina yang berfungsi sebagai sensor pada mata bisa dianalogikan sebagai film yang dipasang dalam kamera. Imej semua benda yang dilihat mata, akan difokuskan di retina.

Nah, bila konstruksi bola matanya mengalami ketidaksempurnaan, seperti lensanya tidak sempurna atau tidak sesuai dengan keseluruhan konstruksi bola mata maka fokus bisa jatuh di depan retina atau di belakang retina. Akibatnya mata anak tidak bisa memfokuskan imej benda-benda yang dilihatnya atau disebut refraksi. Kelainan refraksi tak memandang usia, bisa terjadi pada anak-anak hingga orang dewasa.
Deteksi kelainan refraksi pada anak-anak biasanya berlangsung dengan melihat perilakunya. "Biasanya orang tua mengeluh, ‘Dok anak saya, kok, kalau nonton teve maunya ke depan terus. Kalau disuruh menjauh malah protes. Bisa juga terlihat anak selalu menyipitkan mata atau memiringkan kepalanya setiap nonton teve. Sedangkan pada anak usia sekolah, gejala kelainan refraksi dapat terlihat dari seringnya anak berjalan mendekati papan tulis atau sering kedapatan salah menyalin." Untuk mengatasinya anak harus mengenakan lensa buatan berupa kacamata. Dengan alat bantu ini barulah matanya bisa melihat dengan tajam dan bersih.

PENYEBAB REFRAKSI

ASAL TAHU saja, kuat-lemahnya sistem optik pada mata terjadi dengan sendirinya. "Memang dari sononya sudah begitu. Jadi bisa dikatakan sudah merupakan bawaan lahir."

Penyebabnya antara lain, faktor genetik. Sering, kan, pasangan atau salah satu orang tua yang berkacamata memiliki anak yang juga berkacamata. Memang fakta tersebut belum didukung kuat dengan suatu data penelitian, tapi Hadi banyak menemukan kasus seperti itu dalam praktek sehari-hari. "Gen pembawa bakat kelainan refraksi ini bisa dikatakan kuat," ujarnya.
Namun, tentunya kita tidak dapat menghilangkan fakta, orang tua yang tak berkacamata bisa saja memiliki anak berkacamata. Apa pemicunya jika bukan karena faktor keturunan, menurut Hadi, hingga kini belum diketahui. Apakah frekuensi nonton TV atau duduk di depan komputer yang terlalu sering? "Pernyataan tersebut belum dibuktikan secara empiris. Lagi pula tidak semua orang yang banyak nonton teve akan mengenakan kacamata bukan?" tukasnya.

Toh, asumsi tersebut tetap tak ditolaknya 100%. Bisa jadi pemicu makin banyaknya orang berkacamata dipengaruhi pola hidup masyarakat yang sudah berubah. "Dulu anak-anak memang sudah nonton teve tapi kalau sore masih bisa main layang-layang di luar rumah. Namun, sekarang lingkungan di luar rumah menjadi semakin tak bersahabat sehingga anak jadi lebih sering menghabiskan waktu di rumah, di depan monitor teve atau komputer. "Tapi sekali lagi hal ini belum pernah dikemukakan secara ilmiah. Jadi kita masih tidak tahu pasti," tekannya.

MACAM KELAINAN REFRAKSI

INILAH BEBERAPA kelainan refraksi yang kerap dijumpai:

* Miopia
Kelainan sering diistilahkan rabun jauh. Terjadi karena sistem optik yang sangat kuat pembiasannya, sehingga fokus bayangan benda yang dilihat akan jatuh di depan retina. Kelainan ini bisa dikoreksi dengan lensa minus. Oleh sebab itu, mata miopia dikenal sebagai mata minus.

* Hipermetropia
Kalau yang ini dikenal dengan istilah rabun dekat. Apa yang terjadi pada rabun dekat merupakan kebalikan dari miopia, yaitu sistem optik yang terlalu lemah sehingga fokus dari bayangan benda yang dilihat akan jatuh di belakang retina. Kelainan ini harus dikoreksi dengan lensa plus sehingga fokusnya maju ke posisi normal. "Pada bangsa-bangsa di Asia Timur, mata minus atau rabun jauh lebih dominan ketimbang rabun dekat. Namun, di kalangan bangsa Barat atau Arab penderita hipermetropia lebih banyak dibandingkan dengan mata minus," ujar Hadi.

* Astigmatisme
Kelainan ini tidak hanya meliputi masalah bagaimana fokus bayangan dibentuk, karena fokus benda yang dilihat terpecah menjadi dua bayangan. Biasanya astimagtisme terjadi karena lengkung datar kornea dan lengkung tegak kornea tidak simetris. Keadaaan ini bisa dianalogikan dengan lengkungan pada sendok. Pada satu sisi ada yang landai sedangkan sisi lainnya terjal. Kalau sistem optik atau suatu lensa terlalu melengkung/terjal maka cahaya yang terbias melalu retina menjadi terlalu dekat. Sedangkan lengkung yang landai membuat fokusnya menjadi terlalu jauh. Akhirnya, imej atau citraan yang jatuh jadi terpecah dua.

Nah, kelainan ini yang oleh orang awam disebut sebagai mata silinder. Namun, terminologi mata silinder ternyata tak tepat karena sebenarnya bukan matanya yang silinder tetapi lensa yang fungsinya mengoreksi keadaan astigmatisme itulah yang bersifat silinder. Jadi, yang ada lensa silinder bukan mata silinder. Kasus astigmatisme banyak dijumpai pada orang Asia.

* Kombinasi Kelainan
Kelainan lensa silinder bisa dibarengi dengan kelainan mata minus atau plus. Kalau kelainan astigmatisme berbarengan dengan kelainan rabun dekat, maka fokus benda yang terlihat terpecah menjadi dua dan jatuhnya di depan retina. Gangguan ini bisa diatasi dengan lensa silinder yang disatukan dengan lensa minus. Sedangkan bila dibarengi rabun jauh, fokus benda yang terpecah akan jatuh di belakang retina. Gangguan seperti ini dapat diatasi dengan lensa silinder yang disatukan dengan lensa plus. Intinya menurut Hadi, hampir semua kelainan refraksi dapat diatasi dengan kacamata.

KALAU KELAINAN TERUS BERTAMBAH

JIKA SETELAH lewat usia 18 tahun, minus tetap bertambah, maka penyebabnya tak lain adalah faktor penurunan fungsi sistem optik dan retina pada mata yang bersangkutan. Bisa juga penyebabnya adalah miopia patologis atau keadaan dimana bola mata terus memanjang. Seharusnya, menurut teori, di usia 18 tahun perkembangan bola mata sudah berhenti.

Ada dugaan, miopia patologis ini bisa diperparah dengan kebiasaan banyak membaca. Di saat membaca, otot-otot di sekitar bola mata dikondisikan untuk mengalami kontraksi atau penegangan. Kalau kontraksi otot mata berlangsung terus, maka bola mata bisa semakin memanjang. "Hanya saja penelitian ini dilakukan pada para penderita miopia, bukan pada orang dengan mata normal. Jadi tak bisa dikatakan banyak membaca akan membuat orang jadi berkacamata," ujar Hadi menegaskan.
Kesimpulannya, kacamata hanya berfungsi membantu agar mata dapat melihat lebih jernih dan jelas, bukan untuk mencegah atau justru menambah kelainan yang ada. Juga, apakah kacamata itu dipakai atau tidak, maka tidak akan memberi pengaruh. Hanya saja tentu, kalau kacamata dipakai, anak akan melihat dengan jelas, sedangkan kalau tidak, penglihatannya tetap buram.

Sumber: indoglobal.com

miopi..

Filed under: Kesehatan...

Setiap manusia dibekali dengan 5 indera sejak lahir. Walaupun beberapa hanya diberi kurang dari 5, dan konon ada juga yang mempunyai indera keenam. Setiap indera, mempunyai sel-sel reseptor khusus yang mengenali perubahan lingkungan luar. Tapi sekarang, kita hanya akan membahas Indera penglihatan saja, yaitu mata.

Mata mempunya 3 lapisan dinding, yaitu sklera, koroid dan retina. Sklera mempunyai fungsi melindungi bola mata dari gangguan. Koroid berwarna coklat kehitaman yang berisi banyak pembuluh darah sebagai nutrisi dan oksigen untuk retina. Sedangkan retina sangat peka terhadap sinar, dan mempunyai sel-sel saraf yang berhubungan langsung dengan otak.

Miopi

Miopi biasanya terjadi pada anak-anak remaja usia 8 sampai 14 tahun, faktor yang menyebabkannya adalah keturunan, membaca sambil tiduran, menonton tv dari jarak dekat, dan tentu saja, berada di depan komputer terus-menerus.

Dari gambar di bawah ini, dapat dijelaskan pada pandangan normal, fokus berada tepat di retina. Penderita miopi mengalami fokus di depan retina yang mengakibatkan pandangan jauh menjadi buram (kabur). Dan gambar terakhir, dengan bantuan lensa cekung (kacamata) fokus kembali tepat di retina mata.

Cara menanggulangi hal ini bisa ditempuh dengan 3 cara. Memakai kacamata, lensa kontak, dan LASIK.

Kacamata

Menggunakan kacamata adalah solusi termurah. Jika pemilihan bingkai cocok dengan bentuk muka, maka bukan tidak mungkin penderita miopi bisa terlihat semakin ganteng dan berpendidikan. Ehm! Dengan biaya kurang dari 350 ribu, semua bisa ditanggung beres. Seperti yang aku lakukan tadi malam di sebuah optik.

Lensa kontak

Mungkin banyak wanita yang lebih memilih menggunakan lensa kontak. Walaupun agak repot mengurusnya, tapi ada hal penting yang menjadi alasan untuk beralih ke lensa kontak. Salah satunya adalah warna mata. Warna-warna pelangi seperti merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu bisa mewarnai mata.

LASIK

Cara baru ini termasuk mahal. Untuk 2 buah mata, kita membutuhkan biaya yang cukup besar, sampai dengan 15 juta rupiah.

Diambil dari http://didats.net

June 26, 2007

Nyeri haid…

Filed under: Kesehatan...

Nyeri Saat Haid

    Nyeri haid tentu saja sangat menyiksa bagi perempuan yang setiap kali haid mengalami nyeri. Sakit menusuk, nyeri yang hebat, di sekitar perut bagian bawah dan bahkan kadang mengalami kesulitan berjalan sering dialami ketika nyeri haid ini menyerang.

    Nyeri haid merupakan salah satu gangguan menstruasi yang banyak diderita perempuan. Dalam istilah medis nyeri haid disebut dengan Dismenore. Dikenal dua jenis Dismenore yaitu Dismenore primer dan Dismenore sekunder.

Dismenore Primer

Dismenore primer adalah murni merupakan nyeri haid tanpa ada penyakit lain yang mendasarinya. Sedang Dismenore sekunder yaitu nyeri haid yang disebabkan oleh adanya pengidapan penyakit kandungan.

Dismenore primer terjadi bila rahim berkontraksi karena suplai darah ke endometrium berkurang. Nyeri ini terjadi hanya selama siklus menstruasi yaitu saat terjadinya pengeluaran sel telur.

Dismenore primer diderita oleh lebih dari 50% perempuan yang mengalami menstruasi. Dari jumlah tersebut sekitar 5 sampai 15%-nya penderita nyeri hebat sangat terganggu aktivitas sehari-harinya.

Dismenore Sekunder

Dismenore sekunder disebabkan tumbuhnya jaringan rahim di luar rahim yang disebut endometriosis. Endometriosis dapat terbentuk antara lain karena,
• suatu pertumbuhan non kanker dari jaringan otot dan penunjang (tumor fibroid),
• pertumbuhan non kanker dari lapisan dinding otot rahim yang disebut adenomiosis,
• peradangan saluran telur,
• pertumbuhan jaringan parut, atau
• perlengketan antar organ dalam perut.

Endometriosis

Endometriosis diderita oleh perempuan berusia 12-80 tahun dengan rata-rata usia sekitar 28 tahun. Sekitar 10-35% perempuan usia reproduksi mengalami penyakit ini. Endometriosis ditemukan sebanyak 23-40% pada perempuan dengan gangguan kesuburan.
Endometriosis merupakan penyakit yang progresif. Saat haid, 25% perempuan yang menderita endometriosis mengalami nyeri haid.

Endometriasis dapat menurunkan kesehatan, kualitas hidup, dan kesuburan wanita. Hampir semua perempuan bisa terkena endometriosis sebab penyakit ini tidak mengenal perbedaan ras atau tingkat sosioekonomi.

Selain itu, meskipun belum terbukti secara genetik ada kemungkinan penyakit ini dapat diturunkan dalam keluarga. Di antara penyakit kandungan yang ada endometriosis menduduki peringkat kedua.

Terapi

Ada beberapa jenis terapi yang diberikan pada penderita endometriosis. Tetapi karena penyebab pasti endometriosis juga belum diketahui dengan benar, maka terapi yang ada tidak menjamin kesembuhan.

Tujuan terapi meliputi henya meredakan gejala nyeri, menurunkan atau menghambat pertumbuhan jaringan endometrium, mempertahankan atau mengembalikan kesuburan, dan mencegah atau menghambat kekambuhan.

Terapi hormon bertujuan menghentikan ovulasi sehingga lapisan endometrium menciut dan mati. Obat yang digunakan meliputi derivat testosteron (hormon pria), progestogen (salah satu hormon wanita), dan analog GnRH/gonadotropin releasing hormone (leuprorelin, goserelin, nafarelin, buserelin, dll.).

Untuk menambah pilihan dalam pengobatan endometriosis, kini ada obat baru berjenis Leuprolide asetat 3,75 mg dengan nama dagang Endrolin.

May 22, 2007

Timbilen ?..

Filed under: Kesehatan...

Huwaa..aku timbilen lagi (ga keren deh)..

Iseng2 nyari di internet ..dapet yang atu ini…

timbil/ Hordeolum

Timbil adalah bisul kecil diantara bulu mata pada pinggir kelopak mata.

GEJALA

  • Gatal/sedikit nyeri pada pinggir kelopak mata ditempat bulu mata
  • Bengkak kecil yang kemudian tumbuh menjadi bisul pada pinggir kelopak mata. Mungkin pecah setelah bisul matang.
PENYEBAB
  • Infeksi kulit pada folikel rambut pada dasar bulu mata.
YANG DAPAT ANDA LAKUKAN
  • Tunggu sampai bisul sembuh sendiri sekitar 1 minggu
  • Kompres dengan handuk hangat kira-kira 15 menit 1-2 kali sehari
  • Bila bisul sudah matang, cabut bulu mata diatasnya untuk mengeluarkan nanah
  • Periksa dokter bila hordeolum besar sampai menyentuh bola mata atau bila kambuh.
TINDAKAN DOKTER
  • Memberi resep tetes/salep mata anti infeksi.
PENCEGAHAN
  • Jangan menyentuh/menggosok mata, terutama bila tangan kotor.

Naah kalo kamu juga timbilen … jangan dikucek2 matanya …n jangan suka nyuri2 pandang ..ntar timbilmu tambah besar (hihihihi ada hubungannya ga sih? weks)

http://www.pdpersi.co.id/?show=detailnews&kode=75&tbl=ilmiah